Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

I Gede Yudarta

Biographic Data

ID4988266
NAMEI Gede Yudarta
GIVEN NAMESI Gede
FAMILY NAMEYudarta
SIGNATUREYUDARTA I G
AFFILIATIONSInstitut Seni Indonesia Denpasar
ORCID0000-0003-2851-7899
VERIFIEDYes
TOTAL WORKS11
TOTAL CITATIONS0
AUTHOR COUNT11
EDITOR COUNT0
FIRST PUBLICATION YEAR2015
LATEST PUBLICATION YEAR2025
H-INDEX0
  • Actualization of the Spirit of Nationhood in Karawitan Musical Compositions by Balinese Maestro I Wayan Beratha

    Open Access•I Gede Yudarta, Ni Luh Sutjiati Beratha et al.•ARTICLE•Jurnal Kajian Bali (Journal of…•2025

    Like other art forms, dance and music serve as expressive media for conveying social messages, including nationalism. However, nationalism in musical rhythms is often less explicit than in verbal or visual arts. This article explores the actualization of the spirit of nationhood in dance and karawitan—traditional Balinese musical compositions—by I Wayan Beratha (1926–2014), a maestro who created over 50 works, including dance pieces and instrumen…

  • Samaya Music Creation | Penciptaan Musik Samaya

    Open Access•I Putu Gede Yana Juliadinata, I Gede Yudarta•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2024

    Kamus Jawa Kuna Indonesia Samaya berasal dari bahasa sansekerta yaitu janji, yang dapat diartikan pada suatu pertemuan yang disepakati dan persetujuan oleh dua pihak atau lebih. Janji tersebut bisa dikaitkan dengan kepercayaan masing-masing pasangan yang dimana bisa diungkapkan dengan kata-kata yang tulus seperti : saling pengertian, berjanji sehidup semati, berjanji akan selalu setia, berjanji akan selalu saling menjaga. Penata terinspirasi meng…

  • Genggong In Tejakula Village | Genggong di Desa Adat Tejakula

    Open Access•Dwi Dharma Aditya, I Gede Yudarta•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

    Genggong merupakan sebuah karya cipta dari masyarakat Desa Tejakula yang menjadi warisan dari para leluhur terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami kemunculan, bentuk dan juga fungsi dari kesenian Genggong Tejakula. Kesenian ini masih kosisten ditampilkan hingga saat ini, namun kesenian ini mengalami penurunan minat pada konteks regenerasinya yang hingga saat ini hanya ada satu sekaa yang masih konsisten untuk melestarika…

  • Gamelan Gong Beruk in the ritual of Ngusaba Desa in Pemaksan Bangle Temple, at Abang Districts Karangasem

    Open Access•I Gede Yudarta, I Ketut Garwa et al.•ARTICLE•Linguistics and Culture Review•2023

    The aims of this study to reveal the religiosity of the gamelan Gong Beruk it found in the Bangle Traditional Village, Bunutan Village Abang Districts, Karangasem Regency. This Gamelan is a traditional music ensamble it is very unique and the only one in Bali. As the Bangle peolpe’s culture creations, this gamelan has an important function to accompany the prosession and implementation of ngusaba desa ceremony in the Pemaksan Bangle Temple. There…

  • Unpacking the Form and Structure of Jaya Baya Music Composition in JES Gamelan Fusion

    Open Access•I Putu Riangga Budi Pramana, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2023

    This paper aims to reveal the structure and form of Jaya Baya music composition by I Nyoman Windha in JES Gamelan Fusion. Jaya Baya's Music Composition in JES Gamelan Fusion is the result of a rearrangement of the same title worked on with the Sekar Jaya Gamelan Group using Angklung gamelan in 2002 by taking the idea of revealing the meaning of the Bom Bali I Tragedy. This research uses qualitative descriptive research methods, with musicological…

  • Musical Creation “Poleng” | Musik Kreasi Poleng

    Open Access•I Kadek Agus Aditya Putra, I Gede Yudarta et al.•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

    Simbol-simbol umat Hindu di Bali umumnya berupa benda-benda dengan berbagai bentuk atau menggunakan kain dengan warna-warna tertentu Karya. Hal ini menunjukkan warna mempunyai arti penting bagi umat Hindu dalam melaksanakan pemujaan. Salah satu perpaduan warna yang sering digunakan adalah perpaduan warna hitam dan putih yang dikonfigurasikan sedemikian rupa pada selembar kain. Kain poleng begitulah kain yang bercorak mirip papan catur yang sering…

  • Analisis Keragaman Hasil Kegiatan Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata Institut Seni Indonesia Denpasar Pada Masa Pandemic Covid-19 Tahun 2020

    Open Access•I Gede Yudarta•ARTICLE•Segara Widya Jurnal Penelitian Seni•2021

    Penyusunan artikel ini betujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada pelaksanaan KKN periode tahun 2020. Sebagai salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pelaksanaan KKN ISI Denpasar merupakan implementasi penerapan hasil pembelajaran yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah. Berbeda dengan pelaksanaan KKN pada tahun-tahun sebelumnya, berke…

  • Eksistensi Kesenian Rebana Gending Desa Langko Dalam Masa Pandemik Covid-19 Di Lombok

    Open Access•I Gede Yudarta, Tri Haryanto•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2021

    Tulisan bertujuan untuk mengungkap eksistensi kesenian Rebana Gending yang merupakan salah satu bentuk musik tradisional Sasak, Lombok. Merebaknya pandemic Corona Virus Disease (Covid) 19 pada tahun 2019 dan mengalami perkembangan di Indonesia pada awal tahun 2020, sangat berdampak dalam berbagai aspek kehidupan termasuk salah satunya di bidang budaya. Kesenian sebagai salah satu aspek kebudayaan mengalami stagnasi dimana banyak aktivitas berkese…

  • Yowana Egar Suatu Kebahagiaan Remaja

    Open Access•I Putu Trisna Nugraha, I Gede Yudarta et al.•ARTICLE•Segara Widya Jurnal Penelitian Seni•2020

    Seorang anak akan tumbuh menjadi seorang remaja yang mandiri dalam hal berbuat, emosional, maupun berprinsip, apa bila cara didik orang tuanya yang baik dalam lingkungan keluarga. Mandiri dalam tingkah laku yang diartikan bebas untuk bertindak atau berbuat, tanpa terlalu bergantung pada pertolongan orang lain. Kebebasan yang sering dituntut oleh sang remaja dikarenakan mereka tidak menyukai kekangan, rishi dengan pertanyaan yang mendetail, aturan…

  • Kecimol Music As Cultural Identification Of Sasak Ethnic

    Open Access•I Gede Yudarta, Igor Pasek et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2017

    Music is one of the arts in West Nusa Tenggara region, precisely in Lombok Island. In that region there are two types of Kecimol, modern and traditional. The existence of these two types of cimol is very contradictory. The existence of these two types of kecimol is in compatible. The existence of modern kecimol is much more popular than the traditional one in the community life. The occurrence of the above phenomena arose the desire to raise the …

  • Revitalisasi Musik Tradisional Prosesi Adat Sasak Sebagai Identitas Budaya Sasak

    Open Access•I Gede Yudarta, Igor Pasek•ARTICLE•Segara Widya Jurnal Penelitian Seni•2015

    Masyarakat Sasak sangat kaya dengan budaya musik, khususnya musik tradisional. Di samping gendang beleq yang sudah dipakai sebagai ikon dan disahkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda oleh UNESCO, terdapat berbagai jenis musik tradisional lainnya seperti: tawaq-tawaq, barong tengkoq, kelentang, rebana gending, gula gending, tambur, gong suling yang juga merupakan tradisional yang lahir dari tradisi dan budaya Sasak serta menjadi identita…

No prominent works on this page.

  • Revitalisasi Musik Tradisional Prosesi Adat Sasak Sebagai Identitas Budaya Sasak

    Open Access•I Gede Yudarta, Igor Pasek•ARTICLE•Segara Widya Jurnal Penelitian Seni•2015

    Masyarakat Sasak sangat kaya dengan budaya musik, khususnya musik tradisional. Di samping gendang beleq yang sudah dipakai sebagai ikon dan disahkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda oleh UNESCO, terdapat berbagai jenis musik tradisional lainnya seperti: tawaq-tawaq, barong tengkoq, kelentang, rebana gending, gula gending, tambur, gong suling yang juga merupakan tradisional yang lahir dari tradisi dan budaya Sasak serta menjadi identita…

  • Kecimol Music As Cultural Identification Of Sasak Ethnic

    Open Access•I Gede Yudarta, Igor Pasek et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2017

    Music is one of the arts in West Nusa Tenggara region, precisely in Lombok Island. In that region there are two types of Kecimol, modern and traditional. The existence of these two types of cimol is very contradictory. The existence of these two types of kecimol is in compatible. The existence of modern kecimol is much more popular than the traditional one in the community life. The occurrence of the above phenomena arose the desire to raise the …

  • Yowana Egar Suatu Kebahagiaan Remaja

    Open Access•I Putu Trisna Nugraha, I Gede Yudarta et al.•ARTICLE•Segara Widya Jurnal Penelitian Seni•2020

    Seorang anak akan tumbuh menjadi seorang remaja yang mandiri dalam hal berbuat, emosional, maupun berprinsip, apa bila cara didik orang tuanya yang baik dalam lingkungan keluarga. Mandiri dalam tingkah laku yang diartikan bebas untuk bertindak atau berbuat, tanpa terlalu bergantung pada pertolongan orang lain. Kebebasan yang sering dituntut oleh sang remaja dikarenakan mereka tidak menyukai kekangan, rishi dengan pertanyaan yang mendetail, aturan…

  • Analisis Keragaman Hasil Kegiatan Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata Institut Seni Indonesia Denpasar Pada Masa Pandemic Covid-19 Tahun 2020

    Open Access•I Gede Yudarta•ARTICLE•Segara Widya Jurnal Penelitian Seni•2021

    Penyusunan artikel ini betujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada pelaksanaan KKN periode tahun 2020. Sebagai salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pelaksanaan KKN ISI Denpasar merupakan implementasi penerapan hasil pembelajaran yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah. Berbeda dengan pelaksanaan KKN pada tahun-tahun sebelumnya, berke…

  • Eksistensi Kesenian Rebana Gending Desa Langko Dalam Masa Pandemik Covid-19 Di Lombok

    Open Access•I Gede Yudarta, Tri Haryanto•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2021

    Tulisan bertujuan untuk mengungkap eksistensi kesenian Rebana Gending yang merupakan salah satu bentuk musik tradisional Sasak, Lombok. Merebaknya pandemic Corona Virus Disease (Covid) 19 pada tahun 2019 dan mengalami perkembangan di Indonesia pada awal tahun 2020, sangat berdampak dalam berbagai aspek kehidupan termasuk salah satunya di bidang budaya. Kesenian sebagai salah satu aspek kebudayaan mengalami stagnasi dimana banyak aktivitas berkese…

  • Musical Creation “Poleng” | Musik Kreasi Poleng

    Open Access•I Kadek Agus Aditya Putra, I Gede Yudarta et al.•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

    Simbol-simbol umat Hindu di Bali umumnya berupa benda-benda dengan berbagai bentuk atau menggunakan kain dengan warna-warna tertentu Karya. Hal ini menunjukkan warna mempunyai arti penting bagi umat Hindu dalam melaksanakan pemujaan. Salah satu perpaduan warna yang sering digunakan adalah perpaduan warna hitam dan putih yang dikonfigurasikan sedemikian rupa pada selembar kain. Kain poleng begitulah kain yang bercorak mirip papan catur yang sering…

  • Genggong In Tejakula Village | Genggong di Desa Adat Tejakula

    Open Access•Dwi Dharma Aditya, I Gede Yudarta•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

    Genggong merupakan sebuah karya cipta dari masyarakat Desa Tejakula yang menjadi warisan dari para leluhur terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami kemunculan, bentuk dan juga fungsi dari kesenian Genggong Tejakula. Kesenian ini masih kosisten ditampilkan hingga saat ini, namun kesenian ini mengalami penurunan minat pada konteks regenerasinya yang hingga saat ini hanya ada satu sekaa yang masih konsisten untuk melestarika…

  • Gamelan Gong Beruk in the ritual of Ngusaba Desa in Pemaksan Bangle Temple, at Abang Districts Karangasem

    Open Access•I Gede Yudarta, I Ketut Garwa et al.•ARTICLE•Linguistics and Culture Review•2023

    The aims of this study to reveal the religiosity of the gamelan Gong Beruk it found in the Bangle Traditional Village, Bunutan Village Abang Districts, Karangasem Regency. This Gamelan is a traditional music ensamble it is very unique and the only one in Bali. As the Bangle peolpe’s culture creations, this gamelan has an important function to accompany the prosession and implementation of ngusaba desa ceremony in the Pemaksan Bangle Temple. There…

  • Unpacking the Form and Structure of Jaya Baya Music Composition in JES Gamelan Fusion

    Open Access•I Putu Riangga Budi Pramana, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2023

    This paper aims to reveal the structure and form of Jaya Baya music composition by I Nyoman Windha in JES Gamelan Fusion. Jaya Baya's Music Composition in JES Gamelan Fusion is the result of a rearrangement of the same title worked on with the Sekar Jaya Gamelan Group using Angklung gamelan in 2002 by taking the idea of revealing the meaning of the Bom Bali I Tragedy. This research uses qualitative descriptive research methods, with musicological…

  • Samaya Music Creation | Penciptaan Musik Samaya

    Open Access•I Putu Gede Yana Juliadinata, I Gede Yudarta•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2024

    Kamus Jawa Kuna Indonesia Samaya berasal dari bahasa sansekerta yaitu janji, yang dapat diartikan pada suatu pertemuan yang disepakati dan persetujuan oleh dua pihak atau lebih. Janji tersebut bisa dikaitkan dengan kepercayaan masing-masing pasangan yang dimana bisa diungkapkan dengan kata-kata yang tulus seperti : saling pengertian, berjanji sehidup semati, berjanji akan selalu setia, berjanji akan selalu saling menjaga. Penata terinspirasi meng…

  • Actualization of the Spirit of Nationhood in Karawitan Musical Compositions by Balinese Maestro I Wayan Beratha

    Open Access•I Gede Yudarta, Ni Luh Sutjiati Beratha et al.•ARTICLE•Jurnal Kajian Bali (Journal of…•2025

    Like other art forms, dance and music serve as expressive media for conveying social messages, including nationalism. However, nationalism in musical rhythms is often less explicit than in verbal or visual arts. This article explores the actualization of the spirit of nationhood in dance and karawitan—traditional Balinese musical compositions—by I Wayan Beratha (1926–2014), a maestro who created over 50 works, including dance pieces and instrumen…

Cultural and Artistic Studies (11 works) · Art (10 works) · Humanities (7 works) · Child Development and Education (4 works) · Cultural and Religious Practices in Indonesia (3 works) · Aesthetics (2 works) · Environmental Engineering and Cultural Studies (2 works) · History (2 works) · Linguistics (2 works) · Literature (2 works)

Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae