Harsawibawa Albertus
Biographic Data
| ID | 8242007 |
|---|---|
| NAME | Harsawibawa Albertus |
| GIVEN NAMES | Harsawibawa |
| FAMILY NAME | Albertus |
| SIGNATURE | ALBERTUS H |
| AFFILIATIONS | Universitas Gadjah Mada |
| VERIFIED | No |
| TOTAL WORKS | 2 |
| TOTAL CITATIONS | 0 |
| AUTHOR COUNT | 2 |
| EDITOR COUNT | 0 |
| FIRST PUBLICATION YEAR | 2019 |
| LATEST PUBLICATION YEAR | 2022 |
| H-INDEX | 0 |
Sekularisme, Epistemologi Reformed, dan Liturgi
Sekularisme adalah suatu kondisi zaman yang kita hidupi saat ini. Ia memberikan kesadaran kepada masyarakat global bahwa pada kenyataannya yang ada di dunia ini hanyalah yang imanen—tidak ada Tuhan dan semacamnya. Lantas, teisme dianggap hanyalah sebagai salah satu opsi yang ada dari berbagai opsi lainnya: ateisme bahkan menjadi lebih menarik untuk direngkuh. Umumnya, seorang teis akan merespons dengan menunjukkan kemasukakalan dari teisme melalu…
Musik Metal dan Nilai Religius Islam
Musik metal terkait dengan isu kekerasan, pemberontakan, kesewenang-wenangan. Oleh karenanya, band metal juga lekat dengan citra-citra itu. Namun demikian, Purgatory, band metal dari Jakarta, mencoba memunculkan citra yang berbeda. Mereka mengusung nilai-nilai religius islami dalam karya musik dan pertunjukannya. Dalam tulisan ini, penulis berupaya untuk memahami cara band ini tetap memiliki penggemar dengan isu-isu yang diusung tersebut. Penelit…
No prominent works on this page.
Musik Metal dan Nilai Religius Islam
Musik metal terkait dengan isu kekerasan, pemberontakan, kesewenang-wenangan. Oleh karenanya, band metal juga lekat dengan citra-citra itu. Namun demikian, Purgatory, band metal dari Jakarta, mencoba memunculkan citra yang berbeda. Mereka mengusung nilai-nilai religius islami dalam karya musik dan pertunjukannya. Dalam tulisan ini, penulis berupaya untuk memahami cara band ini tetap memiliki penggemar dengan isu-isu yang diusung tersebut. Penelit…
Sekularisme, Epistemologi Reformed, dan Liturgi
Sekularisme adalah suatu kondisi zaman yang kita hidupi saat ini. Ia memberikan kesadaran kepada masyarakat global bahwa pada kenyataannya yang ada di dunia ini hanyalah yang imanen—tidak ada Tuhan dan semacamnya. Lantas, teisme dianggap hanyalah sebagai salah satu opsi yang ada dari berbagai opsi lainnya: ateisme bahkan menjadi lebih menarik untuk direngkuh. Umumnya, seorang teis akan merespons dengan menunjukkan kemasukakalan dari teisme melalu…
Art (2 works) · Humanities (2 works) · Philosophy (2 works) · Art history (1 works) · Christian Theology and Mission (1 works) · Contemporary Christian Leadership and Education (1 works) · Cultural and Artistic Studies (1 works) · Cultural and Religious Practices in Indonesia (1 works) · Islamic Studies and Radicalism (1 works) · Literature (1 works)