I Putu Udiyana Wasista
Biographic Data
| ID | 8242437 |
|---|---|
| NAME | I Putu Udiyana Wasista |
| GIVEN NAMES | I Putu Udiyana |
| FAMILY NAME | Wasista |
| SIGNATURE | WASISTA I P U |
| AFFILIATIONS | Institut Seni Indonesia Denpasar |
| ORCID | 0000-0002-2161-9844 |
| VERIFIED | Yes |
| TOTAL WORKS | 5 |
| TOTAL CITATIONS | 0 |
| AUTHOR COUNT | 5 |
| EDITOR COUNT | 0 |
| FIRST PUBLICATION YEAR | 2020 |
| LATEST PUBLICATION YEAR | 2026 |
| H-INDEX | 0 |
Agonistic Cosmologies and the Sedimentation of Time in the Monumen Perjuangan Rakyat Bali
This study analyzes tensions between indigenous cosmology and Indonesian nationalism in the Monumen Perjuangan Rakyat Bali as an expression of Hindu Balinese spatial logic responding to modern nation-building. A qualitative interpretive approach employs semi-structured interviews with architects and historians, along with systematic document analysis. Lefebvre’s spatial triad and Bhabha’s hybridity frame the analysis. Findings show the monument a…
The Third Space in Postcolonial Architecture
Situated within the contested terrain of colonial architectural inheritance, this article interrogates domestic hybridity in Singaraja, Bali, as a site of spatial negotiation and epistemic dissent. Mobilizing Homi Bhabha's third space as both an analytic and a method, it explores how local undagi engage neoclassical forms not as passive recipients but as strategic agents of cultural rearticulation. Drawing on ethnographic immersion, architectural…
The ‘Ogoh-Ogoh’ Youth Festival
This ethnographic study examined the annual festival of ogoh-ogoh (giant sculpture) held by youth in the international tourist town of Ubud, Bali. Using participant observation supplemented by semi-structured interviews with youth organizations, ritual specialists, master craftsmen, and artists, along with documentary analysis of institutional protocols and competition frameworks, the study reveals that the intersemiotic translation from narrativ…
Perbedaan Orientasi Tata Letak Sanggah Di Banjar Bedugul, Desa Penatahan
Penelitian ini mengangkat pola tata letak sanggah di Banjar Bedugul. Fenomena ini diangkat karena adanya perbedaan dengan pola tata letak sanggah pada umumnya. Apabila tata letak sanggah pada umumnya di arah kaja-kangin, hal berbeda terjadi di Banjar Bedugul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan emik yang disajikan deskriptif. Dalam tulisan ini, tidak ada teori khusus yang berusaha untuk dibenturkan dengan fenomena. Ini …
Program Edukasi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 di Banjar Taman kaja, Desa Ubud, Kabupaten Gianyar dan di Desa Tamanbali, Kabupaten Bangli
KKN yang dilaksanakan ISI Denpasar bertema tentang kegiatan pasca pandemi COVID-19. Adanya tema tersebut memberikan sebuah pemikiran untuk mengedukasi warga yang terdampak COVID-19, seperti yang dilakukan dalam program KKN oleh mahasiswa di lingkungannya masing-masing. Program edukasi yang dijalankan ada yang mengarah pada edukasi ekonomi kreatif, serta pengembangan perekonomian desa pasca pandemi. Selain itu, terdapat program edukasi lainnya sep…
No prominent works on this page.
Program Edukasi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 di Banjar Taman kaja, Desa Ubud, Kabupaten Gianyar dan di Desa Tamanbali, Kabupaten Bangli
KKN yang dilaksanakan ISI Denpasar bertema tentang kegiatan pasca pandemi COVID-19. Adanya tema tersebut memberikan sebuah pemikiran untuk mengedukasi warga yang terdampak COVID-19, seperti yang dilakukan dalam program KKN oleh mahasiswa di lingkungannya masing-masing. Program edukasi yang dijalankan ada yang mengarah pada edukasi ekonomi kreatif, serta pengembangan perekonomian desa pasca pandemi. Selain itu, terdapat program edukasi lainnya sep…
Perbedaan Orientasi Tata Letak Sanggah Di Banjar Bedugul, Desa Penatahan
Penelitian ini mengangkat pola tata letak sanggah di Banjar Bedugul. Fenomena ini diangkat karena adanya perbedaan dengan pola tata letak sanggah pada umumnya. Apabila tata letak sanggah pada umumnya di arah kaja-kangin, hal berbeda terjadi di Banjar Bedugul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan emik yang disajikan deskriptif. Dalam tulisan ini, tidak ada teori khusus yang berusaha untuk dibenturkan dengan fenomena. Ini …
The Third Space in Postcolonial Architecture
Situated within the contested terrain of colonial architectural inheritance, this article interrogates domestic hybridity in Singaraja, Bali, as a site of spatial negotiation and epistemic dissent. Mobilizing Homi Bhabha's third space as both an analytic and a method, it explores how local undagi engage neoclassical forms not as passive recipients but as strategic agents of cultural rearticulation. Drawing on ethnographic immersion, architectural…
The ‘Ogoh-Ogoh’ Youth Festival
This ethnographic study examined the annual festival of ogoh-ogoh (giant sculpture) held by youth in the international tourist town of Ubud, Bali. Using participant observation supplemented by semi-structured interviews with youth organizations, ritual specialists, master craftsmen, and artists, along with documentary analysis of institutional protocols and competition frameworks, the study reveals that the intersemiotic translation from narrativ…
Agonistic Cosmologies and the Sedimentation of Time in the Monumen Perjuangan Rakyat Bali
This study analyzes tensions between indigenous cosmology and Indonesian nationalism in the Monumen Perjuangan Rakyat Bali as an expression of Hindu Balinese spatial logic responding to modern nation-building. A qualitative interpretive approach employs semi-structured interviews with architects and historians, along with systematic document analysis. Lefebvre’s spatial triad and Bhabha’s hybridity frame the analysis. Findings show the monument a…
Asian Studies and History (2 works) · Hybridity (2 works) · Indigenous (2 works) · Appropriation (1 work) · Architectural and Urban Studies (1 work) · Architecture and Cultural Influences (1 work) · Art (1 work) · Coastal Management and Development (1 work) · Colonialism (1 work) · Commodification (1 work)