Kiki Rizky Soetisna Putri
Biographic Data
| ID | 8821769 |
|---|---|
| NAME | Kiki Rizky Soetisna Putri |
| GIVEN NAMES | Kiki Rizky Soetisna |
| FAMILY NAME | Putri |
| SIGNATURE | PUTRI K R S |
| AFFILIATIONS | Bandung Institute of Technology |
| ORCID | 0009-0008-5482-4394 |
| VERIFIED | Yes |
| TOTAL WORKS | 2 |
| TOTAL CITATIONS | 0 |
| WORKS AS AUTHOR | 2 |
| WORKS AS EDITOR | 0 |
| FIRST PUBLICATION YEAR | 2016 |
| LATEST PUBLICATION YEAR | 2025 |
| H-INDEX | 0 |
Sanggar and Artist Collective in New Order Indonesia
This article introduces an essay by Indonesian art critic Sanento Yuliman (1941-1992) on the historical development of sanggar, from a space to study and learn artmaking to sanggar as a form of artist collective in Indonesia. Written at the height of the authoritarian New Order regime (1966-1998), Yuliman reflected on whether sanggar could serve as a framework for developing artistic practice beyond individual expression by situating them within …
Re-Interpretasi Budaya Tradisi dalam Karya Seni Kontemporer Bandung Karya Radi Arwinda
AbstrakBandung memiliki posisi begitu penting dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia.Perkembangan yang pesat paska boom tahun 2000an serta peran penting salah satu akademi seni tertua di Indonesia menjadi lahan subur bermunculannya seniman muda dengan karakter yang khas. Karakter yang khas tersebut salah satuya dimiliki oleh Radi Arwinda, seorang seniman yang dibesarkan dari lingkungan keluarga yang begitu tertarik pada kebudayaan tra…
No prominent works on this page.
Re-Interpretasi Budaya Tradisi dalam Karya Seni Kontemporer Bandung Karya Radi Arwinda
AbstrakBandung memiliki posisi begitu penting dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia.Perkembangan yang pesat paska boom tahun 2000an serta peran penting salah satu akademi seni tertua di Indonesia menjadi lahan subur bermunculannya seniman muda dengan karakter yang khas. Karakter yang khas tersebut salah satuya dimiliki oleh Radi Arwinda, seorang seniman yang dibesarkan dari lingkungan keluarga yang begitu tertarik pada kebudayaan tra…
Sanggar and Artist Collective in New Order Indonesia
This article introduces an essay by Indonesian art critic Sanento Yuliman (1941-1992) on the historical development of sanggar, from a space to study and learn artmaking to sanggar as a form of artist collective in Indonesia. Written at the height of the authoritarian New Order regime (1966-1998), Yuliman reflected on whether sanggar could serve as a framework for developing artistic practice beyond individual expression by situating them within …
Cultural and Artistic Studies (2 works) · Art (1 work) · Art history (1 work) · Art world (1 work) · Asian Studies and History (1 work) · Authoritarianism (1 work) · Comics (1 work) · Community-based Tourism Development and Sustainability (1 work) · Contemporary art (1 work) · Cultural and Social Studies (1 work)