Ibnu Farhan
Biographic Data
| ID | 9028485 |
|---|---|
| NAME | Ibnu Farhan |
| GIVEN NAMES | Ibnu |
| FAMILY NAME | Farhan |
| SIGNATURE | FARHAN I |
| AFFILIATIONS | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung |
| VERIFIED | No |
| TOTAL WORKS | 4 |
| TOTAL CITATIONS | 0 |
| AUTHOR COUNT | 4 |
| EDITOR COUNT | 0 |
| FIRST PUBLICATION YEAR | 2018 |
| LATEST PUBLICATION YEAR | 2021 |
| H-INDEX | 0 |
Reinterpreting Religious Pluralism in QS. al-Baqarah
QS. al-Baqarah: 62 by some Muslim scholars is used to justify that adherents of all religions in this world will get salvation and go to paradise. Salvation in the hereafter, according to them, is not required to believe in the Prophet Muhammad. This article aimed to re-examine that interpretation that is contrary to the belief of the majority of Muslims, in which one aspect of faith that will save people is a belief in the messengers, including …
Respon Agama Terhadap Persoalan Sosial Ekonomi
Islam sebagai suatu sistem kepercayaan, isinya tidak hanya terbatas pada pembahasan mengenai kehidupan akherat saja, tetapi juga mempunyai perhatian terhadap kehidupan dunia, diantaranya dalam mengentaskan kemiskinan. Islam mengajurkan agar pemeluknya bersedekah, berinfak dan saling membantu terhadap yang membutuhkan. Berdeda halnya dengan lembaga keuangan secara umum, seperti Bank. Lembaga ini tentu saja berorientasi pada keuntungan sebanyak mun…
Anarkisme Epistemologis Paul Karl Feyerabend dan Relevansinya dalam Membentuk Pandangan Moderasi Beragama
Tulisan ini akan membahas pemikiran anarkisme epistemologis Paul Karl Feyerabend. Ia merupakan salah satu dari sekian banyak filosof kontemporer yang melancarkan kritik terhadap aliran positivisme yang begitu mendominasi cara berfikir orang modern. Tulisan ini akan berfokus pada anarkisme epistemologis Paul karl Feyerabend dan relevansinya dalam membentuk pandangan moderasi beragama pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kepu…
Respon Agama terhadap Persoalan Sosial-Ekonomi
Islam sebagai suatu sistem kepercayaan, isinya tidak hanya terbatas pada pembahasan mengenai kehidupan akherat saja, tetapi juga mempunyai perhatian terhadap kehidupan dunia, diantaranya dalam mengentaskan kemiskinan. Islam mengajurkan agar pemeluknya bersedekah, berinfak dan saling membantu terhadap yang membutuhkan. Berdeda halnya dengan lembaga keuangan secara umum, seperti Bank. Lembaga ini tentu saja berorientasi pada keuntungan sebanyak mun…
No prominent works on this page.
Respon Agama terhadap Persoalan Sosial-Ekonomi
Islam sebagai suatu sistem kepercayaan, isinya tidak hanya terbatas pada pembahasan mengenai kehidupan akherat saja, tetapi juga mempunyai perhatian terhadap kehidupan dunia, diantaranya dalam mengentaskan kemiskinan. Islam mengajurkan agar pemeluknya bersedekah, berinfak dan saling membantu terhadap yang membutuhkan. Berdeda halnya dengan lembaga keuangan secara umum, seperti Bank. Lembaga ini tentu saja berorientasi pada keuntungan sebanyak mun…
Respon Agama Terhadap Persoalan Sosial Ekonomi
Islam sebagai suatu sistem kepercayaan, isinya tidak hanya terbatas pada pembahasan mengenai kehidupan akherat saja, tetapi juga mempunyai perhatian terhadap kehidupan dunia, diantaranya dalam mengentaskan kemiskinan. Islam mengajurkan agar pemeluknya bersedekah, berinfak dan saling membantu terhadap yang membutuhkan. Berdeda halnya dengan lembaga keuangan secara umum, seperti Bank. Lembaga ini tentu saja berorientasi pada keuntungan sebanyak mun…
Anarkisme Epistemologis Paul Karl Feyerabend dan Relevansinya dalam Membentuk Pandangan Moderasi Beragama
Tulisan ini akan membahas pemikiran anarkisme epistemologis Paul Karl Feyerabend. Ia merupakan salah satu dari sekian banyak filosof kontemporer yang melancarkan kritik terhadap aliran positivisme yang begitu mendominasi cara berfikir orang modern. Tulisan ini akan berfokus pada anarkisme epistemologis Paul karl Feyerabend dan relevansinya dalam membentuk pandangan moderasi beragama pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kepu…
Reinterpreting Religious Pluralism in QS. al-Baqarah
QS. al-Baqarah: 62 by some Muslim scholars is used to justify that adherents of all religions in this world will get salvation and go to paradise. Salvation in the hereafter, according to them, is not required to believe in the Prophet Muhammad. This article aimed to re-examine that interpretation that is contrary to the belief of the majority of Muslims, in which one aspect of faith that will save people is a belief in the messengers, including …
Philosophy (3 works) · Sociology (3 works) · Epistemology (2 works) · Humanities (2 works) · Islamic Finance and Banking Studies (2 works) · Islamic Finance and Communication (2 works) · Islamic Studies and Radicalism (2 works) · Political science (2 works) · SMEs Development and Digital Marketing (2 works) · Aesthetics (1 works)