Yadi Ruyadi
Biographic Data
| ID | 9055071 |
|---|---|
| NAME | Yadi Ruyadi |
| GIVEN NAMES | Yadi |
| FAMILY NAME | Ruyadi |
| SIGNATURE | RUYADI Y |
| AFFILIATIONS | Indonesia University of Education |
| VERIFIED | No |
| TOTAL WORKS | 9 |
| TOTAL CITATIONS | 0 |
| AUTHOR COUNT | 9 |
| EDITOR COUNT | 0 |
| FIRST PUBLICATION YEAR | 2023 |
| LATEST PUBLICATION YEAR | 2026 |
| H-INDEX | 0 |
Living Pancasila in everyday bureaucracy: A phenomenological ethnography of ethical subjectivity among civil servants in West Java
This dissertation examines how civil servants in West Java experience and enact Pancasila as an ethical orientation in everyday bureaucracy. Drawing on phenomenological ethnography conducted in 2025–2026, the study combines participant observation, in-depth interviews, informal conversations, and analysis of administrative documents across government offices. Findings show that Pancasila is not encountered as an abstract ideology but translated t…
Developing the Sabilulungan Model: An ethnographic study of Sundanese ethnopedagogy and character formation in senior high schools in Sumedang, West Java
Multicultural Class Program as a Means of Strengthening Pancasila Character at Bakti Karya Vocational High School
Multicultural education and the cultivation of Pancasila values are important elements in building an inclusive and tolerant national character in Indonesia. This study analyzes the implementation of Pancasila values in the multicultural class program at the Bakti Karya Parigi Vocational High School (SMK). This article aims to explore the cultivation of Pancasila values at SMK Bakti Karya Parigi through a multicultural class program. This study u…
Ethno-Learning and Character Formation: Values and Morals through Culture-Based Education in Cirebon
This study explores how formal education preserves local culture through an ethno-learning approach in government-based schools in Cirebon, Indonesia. Using a multisite ethnographic method, the research was conducted over one year in four secondary schools known for integrating Cirebonese cultural values into teaching. The integration of local culture such as tari topeng (mask dance), gamelan, the Cirebonese language, and the Jelajah Budaya (Cult…
Transnational Ideologies: A Threat to Values of Pancasila and National Character of Indonesian Citizens Abroad
Indonesian citizens abroad are vulnerable to being influenced by foreign ideologies that are contrary to Pancasila, both those that lead to radicalism-terrorism, those exposed to communism-atheism, and those that show liberalism-westernism. The purpose of this study is to compare various groups of Indonesian citizens abroad, especially Indonesian migrant workers in Tawau, Malaysia, and to analyze how exposure to the above-mentioned transnational …
Ministry Beyond Tolerance: Reframing Interfaith Harmony Through Kurikulum Berbasis Cinta (Kbc) in Indonesia
Interfaith harmony remains a critical challenge in Indonesia’s plural society, where intolerance persists despite normative policy frameworks. Existing scholarship has rarely provided a systematic conceptual model linking Islamic compassion-based values to measurable indicators of harmony. Addressing this gap, this study examines the Ministry of Religious Affairs’ Kurikulum Berbasis Cinta (Love-Based Curriculum, KBC) and its relevance to strength…
Tren Penelitian Potensi Tradisi Randai Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran
Pendidikan karakter saat ini seolah terlepas dari hakikat dunia pendidikan itu sendiri. Alih-alih membentuk manusia yang utuh, sistem pendidikan saat ini lebih menekankan aspek kognitif sementara pembinaan nilai-nilai luhur justru makin terabaikan. Berbagai upaya dilakukan oleh guru namun pengaruh perkembangan globalisasi yang semakin pesat mengubah peserta didik. Perlunya pemanfaatan potensi lokal untuk memberikan pesan moral dalam mengajarkan p…
Model Pengembangan Materi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Demokratis: Pendidikan karakter demokratis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Proyek Penguatan Profil Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan diarahkan untuk pengembangan pembentukan karakter peserta didik. Karakter yang dibentuk melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yaitu karakter demokratis. Kenyataannya setelah peserta didik mendapatkan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah, maka sikap dan perilakunya belum menunjukan sikap demokratis. Hal i…
Perubahan Perilaku Mantan Preman melalui Pendekatan Religi Pada Pencak Silat Kebatinan
Padepokan Sapu Jagat Sukabumi memiliki keterbukaan dalam menerima anggota seperti mantan preman agar konsisten dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih religius. Padepokan Sapu Jagat menggunakan pendekatan religi yang terkandung pada Pencak Silat Kebatinan agar menjadikan mantan preman yang layak untuk kembali bergabung menjadi anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan religi dalam mengubah perilaku mantan prema…
No prominent works on this page.
Perubahan Perilaku Mantan Preman melalui Pendekatan Religi Pada Pencak Silat Kebatinan
Padepokan Sapu Jagat Sukabumi memiliki keterbukaan dalam menerima anggota seperti mantan preman agar konsisten dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih religius. Padepokan Sapu Jagat menggunakan pendekatan religi yang terkandung pada Pencak Silat Kebatinan agar menjadikan mantan preman yang layak untuk kembali bergabung menjadi anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan religi dalam mengubah perilaku mantan prema…
Model Pengembangan Materi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Demokratis: Pendidikan karakter demokratis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Proyek Penguatan Profil Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan diarahkan untuk pengembangan pembentukan karakter peserta didik. Karakter yang dibentuk melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yaitu karakter demokratis. Kenyataannya setelah peserta didik mendapatkan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah, maka sikap dan perilakunya belum menunjukan sikap demokratis. Hal i…
Multicultural Class Program as a Means of Strengthening Pancasila Character at Bakti Karya Vocational High School
Multicultural education and the cultivation of Pancasila values are important elements in building an inclusive and tolerant national character in Indonesia. This study analyzes the implementation of Pancasila values in the multicultural class program at the Bakti Karya Parigi Vocational High School (SMK). This article aims to explore the cultivation of Pancasila values at SMK Bakti Karya Parigi through a multicultural class program. This study u…
Ethno-Learning and Character Formation: Values and Morals through Culture-Based Education in Cirebon
This study explores how formal education preserves local culture through an ethno-learning approach in government-based schools in Cirebon, Indonesia. Using a multisite ethnographic method, the research was conducted over one year in four secondary schools known for integrating Cirebonese cultural values into teaching. The integration of local culture such as tari topeng (mask dance), gamelan, the Cirebonese language, and the Jelajah Budaya (Cult…
Transnational Ideologies: A Threat to Values of Pancasila and National Character of Indonesian Citizens Abroad
Indonesian citizens abroad are vulnerable to being influenced by foreign ideologies that are contrary to Pancasila, both those that lead to radicalism-terrorism, those exposed to communism-atheism, and those that show liberalism-westernism. The purpose of this study is to compare various groups of Indonesian citizens abroad, especially Indonesian migrant workers in Tawau, Malaysia, and to analyze how exposure to the above-mentioned transnational …
Ministry Beyond Tolerance: Reframing Interfaith Harmony Through Kurikulum Berbasis Cinta (Kbc) in Indonesia
Interfaith harmony remains a critical challenge in Indonesia’s plural society, where intolerance persists despite normative policy frameworks. Existing scholarship has rarely provided a systematic conceptual model linking Islamic compassion-based values to measurable indicators of harmony. Addressing this gap, this study examines the Ministry of Religious Affairs’ Kurikulum Berbasis Cinta (Love-Based Curriculum, KBC) and its relevance to strength…
Tren Penelitian Potensi Tradisi Randai Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran
Pendidikan karakter saat ini seolah terlepas dari hakikat dunia pendidikan itu sendiri. Alih-alih membentuk manusia yang utuh, sistem pendidikan saat ini lebih menekankan aspek kognitif sementara pembinaan nilai-nilai luhur justru makin terabaikan. Berbagai upaya dilakukan oleh guru namun pengaruh perkembangan globalisasi yang semakin pesat mengubah peserta didik. Perlunya pemanfaatan potensi lokal untuk memberikan pesan moral dalam mengajarkan p…
Living Pancasila in everyday bureaucracy: A phenomenological ethnography of ethical subjectivity among civil servants in West Java
This dissertation examines how civil servants in West Java experience and enact Pancasila as an ethical orientation in everyday bureaucracy. Drawing on phenomenological ethnography conducted in 2025–2026, the study combines participant observation, in-depth interviews, informal conversations, and analysis of administrative documents across government offices. Findings show that Pancasila is not encountered as an abstract ideology but translated t…
Developing the Sabilulungan Model: An ethnographic study of Sundanese ethnopedagogy and character formation in senior high schools in Sumedang, West Java
Multicultural Education and Local Wisdom (4 works) · Sociology (4 works) · Islamic Studies and Radicalism (3 works) · Mathematics (3 works) · Art (2 works) · Education and Character Development (2 works) · Educational Curriculum and Learning Methods (2 works) · Educational Research and Methods (2 works) · Humanities (2 works) · Ideology (2 works)