Kawin Paksa (Sebuah Hegemoni Laki-laki atas Perempuan)
Bibliographic Data
| ID | 12966785 |
|---|---|
| Authors | Abu Bakar (0009-0003-3281-6135, Universitas Merdeka Ponorogo, corresponding author) |
| Year | 2014 |
| Volume | 8 |
| Issue | 1 |
| Pages | 69-85 |
| Publication date | 2014-10-14 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | AL-IHKAM Jurnal Hukum & Pranata Sosial (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 1907-591X • E-ISSN: 2442-3084 |
| Publisher | State College of Islamic Studies Pamekasan (STAIN Pamekasan) (PUBLISHER • ID) |
| DOI | 10.19105/al-lhkam.v8i1.341 |
| OpenAlex | W4247134077 |
| Language | EN |
| References cited | 1 |
Ajaran agama berkaitan dengan bentuk-bentuk sepertikebebasan memilih, memutuskan, dan melakukan atau tidakmelakukan sesuatu yang positif. Sayangnya, kebebasan seringmenyebabkan masalah dalam implementasinya, sepertikebebasan memilih atau menentukan pasangan yang seringberakhir dengan praktik pernikahan paksa. Ini adalah masalahrelasional antara orang tua dan anak-anak mereka dalammenentukan pasangan anak-anak mereka, karena keduanyamenjaga keinginan mereka ‘yang keras kepala’ yangmengklaim sebagai hak-hak mereka. Orang tua mereka berpikirbahwa mereka memiliki kewenangan dalam menentukanpasangan mereka kepada anak-anaknya karena merekamemiliki hak ijbâr. Karenanya, dalam konteks modern, sudahsaatnya perlakuan otoritarianisme terhadap perempuandihapuskan karena ia merupakan salah satu wujuddehumanisasi yang bertentangan dengan norma-norma agama,sosial, hukum, dan keadilan
Art · Humanities · Gender and Women's Rights · Legal Studies and Policies · Marriage and Family Dynamics
| Highly cited | No |
|---|