Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Kebudayaan Masyarakat Manggarai Barat

Tradisi Teing Hang Empo

Bibliographic Data

ID19128337
AuthorsWayan Resmini (University of Muhammadiyah Mataram, corresponding author), Fridolina Saina (University of Muhammadiyah Mataram)
Year2021
Volume9
Issue1
Pages31-31
Publication date2021-03-30
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueCIVICUS Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2338-9680 • E-ISSN: 2614-509X
PublisherUniversitas Muhammadiyah Mataram (PUBLISHER)
DOI10.31764/civicus.v9i1.5814
OpenAlexW4285478870
LanguageEN
Citations received3
References cited2

Tradisi adat manggarai yang dilakukan telah memperkokoh eksistensi dari agama yang dianut oleh masyarakatnya karena berbagai tradisi yang berkaitan dengan siklus kehidupan berkembang dan menjadi kuat ketika ia telah mentaradisi dan membudaya di tengah masyarakat manggari. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan etnografi dan literatur. Subyek penelitian adalah tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat manggarai barat. Pengumpulan data menggunakan studi literature, interview, dan observasi. Studi literature yaitu artikel ilmiah, buku kebudayaan local manggarai, dan hasil penelitian. Interview dilakukan dengan melakukan wawancara dengan para tokoh adat, tokoh masyarakat yang relevan, observasi dilakukan yaitu pengamatan ketika proses palakasanaan tradisi dilakukan. Sumber data primer yaitu analisis dokumen, data sekunder yaitu artikel ilmiah, buku, majalah dan lainnya. Metode analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Teing Hang Empo merupakan tradisi merupakan sesuatu yang di lakukan secara turun temurun dari nenek moyang hingga sekarang. Proses pelaksanaan Teing Hang Empo adalah (1) melaksanakan musyawarah tokoh adat, (2) menyiapkan berbagai macam kebutuhan yang harus di korbankan pada saat pelaksanaan upacara teing hang empo, (3) kebersihan, (4) melaksanakan ritual adat, (5) memakai seragam, (6) bersalaman, (7) penutupan. Jadi kebudayaan masyarakat manggarai barat tradisi teing hang empo sebagai simbol ketaataan masyarakat manggarai terhadap tuhan dan roh para leluhur terdahulu.The Manggarai traditional tradition has strengthened the existence of the religion embraced by the community because various traditions related to the life cycle develop and become strong when it has been traditionalized and entrenched in the Manggarai community. The research method used in this study uses qualitative research, with an ethnographic and literary approach. The research subjects were traditional leaders, community leaders, and the people of West Manggarai. Collecting data using literature studies, interviews, and observations. Literature studies are scientific articles, books on local Manggarai culture, and research results. Interviews were conducted by conducting interviews with traditional leaders, relevant community leaders, observations were made, namely observations when the traditional doing process was carried out. Primary data sources are document analysis, secondary data are scientific articles, books, magazines, and others. The data analysis method uses interactive analysis. The results of the study show that the Teing Hang Empo tradition is something that has been passed down from generation to generation from the ancestors until now. The process of implementing Teing Hang Empo is (1) carrying out deliberations of traditional leaders, (2) preparing various kinds of needs that must be sacrificed during the teing hang empo ceremony, (3) cleaning, (4) carrying out traditional rituals, (5) wearing uniforms, (6) shaking hands, (7) closing. So the culture of the West Manggarai community, the Teing Hang Empo tradition, is a symbol of the Manggarai people's obedience to God and the spirits of the previous ancestors

Art · Humanities · Sociology · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Educational Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia

  • Memaknai Wuwung Mbaru Gendang dan Relevansinya bagi Realitas Keagamaan Era Kontemporer

    Open Access•Severinus Savio Cimi, Robertus Wijanarko et al.•Jurnal SMART (Studi Masyarakat…•2024

  • Proverbs as Catechetical Pathways

    Open Access•Agustinus Manfred Habur•Changing Societies and…•2026

  • The Intersection of Belief, Culture, and Social Life

    Open Access•Erna Mena Niman•Changing Societies and…•2025

  • Tradisi Roko Molas Poco Dalam Hubungannya Dengan Penghargaan Terhadap Martabat Perempuan Manggarai

    Maksimilianus Jemali, Maksimilianus Jemali Maksimilianus Jemali et al.•Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan…•2017

  • Nilai Gotong Royong Untuk Memperkuat Solidaritas Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Naga

    Open Access•Meta Rolitia, Yani Achdiani et al.•SOSIETAS•2016

Unique citing works3
Citations per year1,5
Citation span2024 - 2026 (3)
Citation velocitycurrent
Highly citedNo
Citation typesNeutral: 2

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae