Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Keterpinggiran Kelompok Kesenian Cak Bedulu Dalam Seni Pertunjukan Pariwisata Bali

Bibliographic Data

ID19132009
AuthorsNi Made Ruastiti (0000-0001-9617-9540, Institut Seni Indonesia Denpasar, corresponding author)
Year2019
Volume34
Issue2
Pages186-198
Publication date2019-05-22
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueMudra Jurnal Seni Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 0854-3461 • E-ISSN: 2541-0407
PublisherIndonesian Institute of the Arts (PUBLISHER • ID)
DOI10.31091/mudra.v34i2.700
OpenAlexW2962040410
LanguageEN

Artikel ini disusun berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk dapat mengetahui dan memahami keterpinggiran Tari Cak Bedulu dalam seni pertunjukan pariwisata Bali. Penelitian ini dilakukan karena dilatari adanya ketimpangan antara asumsi dan kenyataan yang terjadi di lapangan. Semestinya sebagai pelopor seni pertunjukan pariwisata Bali, kelompok kesenian ini paling sering ditampilkan dalam aktivitas kepariwisataan. Namun kenyataannya hal ini berbeda. Walaupun Cak Bedulu merupakan pelopor kesenian Cak untuk pariwisata Bali, kelompok kesenian ini justru mengalami keterpinggiran. Pertanyaannya: (1). Mengapakah kelompok kesenian ini mengalami keterpinggiran?; (2). bagaimanakah bentuk pertunjukannya?; dan (3). apakah implikasinya bagi masyarakat dan seni pertunjukan Bali?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah pertunjukan Cak Bedulu, para pihak terkait, dan masyarakat di Desa Bedulu, Bali. Data yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, FGD, dan studi pustakaan dianalisis dengan teori estetika, teori seni pertunjukan pariwisata, dan teori relasi kuasa pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Kelompok kesenian Cak Bedulu mengalami keterpinggiran karena cara penyajiannya kini sudah tidak sesuai lagi dengan ideologi pasar, ideologi seni pertunjukan pariwisata, dan ideologi budaya masyarakat di Desa Bedulu; (2). Kesenian Cak Bedulu disajikan dalam bentuk sendratari dengan lakon Ramayana. Hal itu dapat dilihat dari cara penyajian, struktur pertunjukan, dan tata rias busana pertunjukannya; (3) Keterpinggiran Cak Bedulu secara tidak langsung berimplikasi pada hilangnya media berkesenian, hilangnya masukan finansial dari kegiatan berkesenian, dan hilangnya identitas budaya lokal

Art · Humanities · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Artistic Studies · Environmental Engineering and Cultural Studies

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae