Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Tradisi Sastra Lisan Mamaca di Kabupaten Pamekasan

Bibliographic Data

ID19153003
AuthorsFaizur Rifqi (Universitas Negeri Surabaya, corresponding author)
Year2018
Volume1
Issue1
Pages39-45
Publication date2018-12-12
Open AccessNo
TypeARTICLE
VenueGETER Jurnal Seni Drama Tari dan Musik (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2655-2205 • E-ISSN: 2655-2205
PublisherUniversitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (PUBLISHER • ID)
DOI10.26740/geter.v1n1.p39-45
OpenAlexW2924358035
LanguageEN
Citations received3

Kehidupan seni pertunjukan tradisi lisan yang sehat pada hakikatnya ditandai oleh hubungan yang saling memerlukan antara seniman, pengamat seni/pendidikan, dan masyarakat penikmat. Akan tetapi, dalam kenyataannya, selain tidak mampu mempertahankan pelaku dan penikmatnya, seni tradidi kurang memiliki peluang untuk memberikan peningkatan yang bernilai ekonomi. Akibatnya perkembangan yang diharapkan menjadi terbatas, baik dalam hal perkembangan wujud dan wilayah persebaran. Tradisi sastra lisan Mamaca merupakan kesenian tradisional Madura yang memiliki keunikan dalam pertunjukannya. Dalam penyajiannya, sastra lisan Mamaca diiringi oleh seperangkat gamelan dan suling. Selain itu, keunikan dalam kesenian Mamaca ini terdapat pada bahasa yang digunakan yakni bahasa Jawa arab yang kemudian diterjemakan dalam bahasa Madura. Dalam kepercayaan masyarakat Madura,, tradisi sastra lisan Mamaca berfungsi sebagai sarana ritual sebagai penghilang sial dalam menjalani kehidupan, namun disamping itu kesenian Mamaca juga dijadikan sebagai sarana hiburan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengungkapkan tentang pertunjukan kesenian Mamaca dalam rangkaian upacara ritual Rokat Pandhâbâ pada masyarakat di Pamekasan. Pandangan penelitian kualitatif bahwa gejala itu bersifat holistik (menyeluruh, tidak dapat dipisah-pisahkan), sehingga peneliti kualitatif tidak akan menetapkan penelitiannya hanya berdas arkan variabel penelitian, tetapi keseluruhan situasi sosial yang diteliti yang meliputi aspek tempat (place), pelaku (actor) dan aktifitas (activity) yang berinteraksi secara sinergis Hasil pembahasan dalam penelitian ini meliputi bentuk pertunjukan kesenian Mamaca, serta bentuk akulturasi kesenian Mamaca. Kesenian Mamaca difungsikan sebagai sarana upacara ritual ruwatan atau rokat (bahasa Madura) untuk menghilangkan sial bagi orang yang mendapat sebutan Pandhâbâ. Kitab atau Layang yang dibacakan dalam kesenian Mamaca bertuliskan bahasa Jawa Arab, namun kemudian ditafsirkan oleh panegghâs ke dalam bahasa Madura, sehingga akulturasi budaya Jawa, Arab, dan Madura sangat melekat di dalamnyaKata kunci: sastra lisan, fungsi pertunjukan, akulturasi budaya

Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Diverse Cultural Media Analysis

  • Conservation and Development Model of Mamaca in Pamekasan Madura

    Open Access•I Wayan Dana, St Hanggar Budi Prasetya et al.•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2023

  • Tradisi Mamaca Madura Dalam Tinjauan Falsafah Dan Teori Peradaban Islam

    Open Access•Imamul Arifin, Amin Suyitno et al.•Al-Tsaqafa Jurnal Ilmiah…•2023

  • Juharmanik

    Open Access•Agustina Dewi Setyari, Akhmad Sofyan et al.•MOZAIK HUMANIORA•2022

Citations per year0.75
Citation span2022 - 2023 (2)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae