Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Roro Jonggrang

Animation Of Folklore For National Cultural Education Media

Bibliographic Data

ID19153458
AuthorsNurlaila (0000-0003-1911-4588), Nurlaila Nurlaila (Indonesia University of Education, corresponding author), Agus Nursalim
Year2022
Volume18
Issue1
Pages37-50
Publication date2022-04-30
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueREKAM Jurnal Fotografi Televisi dan Animasi (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 1858-3997 • E-ISSN: 2442-9376
PublisherInstitut Seni Indonesia Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.24821/rekam.v18i1.6699
OpenAlexW4225125034
LanguageEN
Citations received1
References cited4

Penelitian ini berawal dari keprihatinan penulis akan tontonan anak-anak pada masa kini. Seiring berjalannya waktu mereka mengonsumsi tontonan edukasi yang semakin sedikit. Dengan ragam tontonan tersebut, anak-anak kini mulai melupakan kebudayaan mereka, dongeng. Dongeng merupakan salah satu kekayaan budaya dan historis dari bangsa Indonesia. Sebagai sebuah media hiburan, seharusnya tersematkan sebuah pesan Pendidikan moral yang dapat disampaikan kepada generasi mendatang dari negeri ini. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pendidikan budaya dengan menggunakan dongeng berupa film animasi untuk menarik lebih banyak perhatian anak-anak. Penyajian dongeng melalui film animasi adalah media yang paling disukai anak-anak sehingga penyampaiannya akan lebih mudah untuk diterima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sejarah yang menggunakan kejadian masa lampau sebagai sumber data dengan berlatar belakang Jawa pada abad ke-9. Untuk bagian desainnya, animasi yang dimaksud dalam hal ini adalah dalam bentuk film animasi 2-D dengan menggunakan Bahasa setempat, yaitu Bahasa Jawa. This research was initiated by the author’s concern for the spectacle of children today. At times, they watch fewer educational shows. With all these spectacles, today‘s children have also begun to forget their own culture, folklore. Folklore is one of the cultural and historical treasures of the Indonesian nation. As an entertainment medium, there should be a moral education message that can be delivered to the next generation of this nation. This research aims to create a cultural education media using folklore with animated films to attract more attention from children. The form of presenting folklore through animated films is a medium favored by children so that the delivery is more readily accepted. The method used in this research is a historical approach that uses past events as a source of data by taking the background in Java in the 9th-century era. For the design, this animation is in the form of a 2D animated film using the local language, namely Javanese

Art · Folklore · Humanities · Literature · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies · Diverse Cultural Media Analysis

  • Animating Indonesian folklore “Smong” as a child-friendly guide for disaster preparedness

    Open Access•Agung Zainal Muttakin Raden, Muhammad Iqbal Qeis et al.•Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan…•2024

  • Character Gesture Comparison on Timun Mas Animation Made by DRS Suyadi and Timun Mas Animation Made by Bening Studio

    Open Access•Yudi Amboro, Adityayoga Adityayoga•International Review of…•2020

  • Mulan and Moana

    Open Access•Michelle Anya Anjirbag•Social Sciences•2018

Unique citing works1
Citations per year0.5
Citation span2024 - 2024 (1)
Citation velocityrecent
Highly citedNo
Citation typesNeutral: 1

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae