Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Sikerei Dalam Cerita

Penelusuran Identitas Budaya Mentawai Sikerei in the Story: Tracing Mentawai Cultural Identity

Bibliographic Data

ID19180183
AuthorsMahmudah Nur (0000-0002-4876-3440, corresponding author)
Year2019
Volume21
Issue1
Pages89-89
Publication date2019-08-20
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJurnal Masyarakat dan Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2502-1966 • E-ISSN: 2615-7608
PublisherNational Research and Innovation Agency (PUBLISHER)
DOI10.14203/jmb.v21i1.535
OpenAlexW2973332823
LanguageEN
Citations received2
References cited1

Tulisan ini menyajikan nilai-nilai pendidikan agama dalam cerita rakyat daerah Mentawai, yakni mengenai Sikerei sebuah mitos yang dianggap menjadi salah satu ikon dari suku Mentawai. Dengan menggunakan pendekatan folklore (folk: kebudayaan dan masyarakat; lore: cerita), maka kajian ini menyajikan terlebih dahulu deskripsi tentang kebudayaan Mentawai dan cerita rakyatnya sebagai latar belakang, lalu menganalisis cerita yang menjadi fokus pembahasan dengan tetap menghubungkannya dengan latar belakang kebudayaannya. Kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pendidikan agama yang terkandung di dalam cerita rakyat tersebut merupakan sebuah gambaran ketaatan orang Mentawai terhadap kepercayaannya. Punen menjadi salah satu media untuk memberikan persembahan kepada roh dan jiwa agar setiap segala sesuatu yang mereka perbuat mendapatkan kebaikan nantinya. Sedangkan “sikerei†(dukun/perantara) yang menjadi pemimpin upacara dan perantara yang menghubungkan antara dunia nyata dan dunia gaib. Selain itu, Konsep harmonis dan rukun menurut mereka juga tergambarkan dalam kedua cerita tersebut. Ketika mereka sudah berdamai dengan dunia lain yang diisi oleh roh dan jiwa, maka mereka juga akan berdamai dengan orang-orang di sekelilingnya. Uma menjadi tempat benteng yang kuat bagi mereka untuk menjaga batasan-batasan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Secara garis besar “arat Sabulungan†menjadi sebuah kitab tak tertulis bagi orang Mentawai untuk menjaga keberlangsungan kehidupan mereka dengan lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan kebudayaan

Aesthetics · Art · Cultural and Artistic Studies

  • A Gender Analysis of Perceptions of Traditional Medicines by Sikerei

    Open Access•Fitria Deswika, Dany Romanza Putra et al.•KnE Social Sciences•2024

  • Tropes and tensions

    Open Access•Aprillia Firmonasari, Wening Udasmoro et al.•Journal of Graphic Novels & Comics•2026

  • Juniator Tulius (2012), Family stories; Oral tradition, memories of the past, and contemporary conflicts over land in Mentawai-Indonesia

    Open Access•Frieda Amran•Wacana Journal of the Humanities…•2015

Citations per year1
Citation span2024 - 2026 (3)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae