Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Perubahan Fungsi Ketuk Tilu Di Priangan (1900-2000-an)

Bibliographic Data

ID19180957
AuthorsEen Herdiani (0009-0003-6804-7905, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, corresponding author)
Year2014
Volume24
Issue4
Publication date2014-12-01
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenuePanggung (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640
PublisherInstitut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID)
DOI10.26742/panggung.v24i4.128
OpenAlexW2750901836
LanguageEN

 Ketuk tilu is one of traditional arts which lives and thrives in Priangan community. At the beginning of its creation, Ketuk tilu was allegedly an art having ritual functions to express gratitude as well as to beg for safety and prosperity of mankind. The history methode used to explain that matter. This research describes changes in the social life of Priangan society, especially after the entry of Islamic influence that was then followed with the influence of the West, the function of Ketuk tilu has changed from ritual into entertainment. After the independence of Indonesia, the creativity of community and the needs of aesthetic values began to grow and thrive in Priangan society, thus the function of Ketuk tilu has also changed into performing arts. Keywords: changes, function, Ketuk tilu, priangan    ABSTRAK Ketuk tilu merupakan salah satu  kesenian tradisional  yang hidup dan berkembang pada masyarakat Priangan. Pada awal kelahirannya, Ketuk tilu  diduga kuat sebagai kesenian yang berfungsi ritual untuk mengungkapkan syukur maupun memohon keselamatan dan kese- jahteraan umat manusia. Metode yang digunakan untuk mengungkap permasalahan tersebut adalah metode sejarah. Penelitian ini menjelaskan perubahan kehidupan sosial masyarakat Pri- angan, terutama setelah masuknya pengaruh Islam yang kemudian disusul masuknya penga- ruh Barat, fungsi Ketuk tilu mengalami perubahan dari fungsi ritual, ke fungsi hiburan. Setelah Indonesia merdeka, kreativitas masyarakat dan kebutuhan nilai-nilai  estetika mulai tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Priangan, maka Ketuk tilu pun berubah fungsi menjadi seni pertunjukan. Kata kunci: perubahan, fungsi, Ketuk tilu, prianganABSTRACT Ketuk tilu is one of traditional arts which lives and thrives in Priangan community. At the beginning of its creation, Ketuk tilu was allegedly an art having ritual functions to express gratitude as well as to beg for safety and prosperity of mankind. The history methode used to explain that matter. This research describes changes in the social life of Priangan society, especially after the entry of Islamic influence that was then followed with the influence of the West, the function of Ketuk tilu has changed from ritual into entertainment. After the independence of Indonesia, the creativity of community and the needs of aesthetic values began to grow and thrive in Priangan society, thus the function of Ketuk tilu has also changed into performing arts. Keywords: changes, function, Ketuk tilu, priangan    ABSTRAK Ketuk tilu merupakan salah satu  kesenian tradisional  yang hidup dan berkembang pada masyarakat Priangan. Pada awal kelahirannya, Ketuk tilu  diduga kuat sebagai kesenian yang berfungsi ritual untuk mengungkapkan syukur maupun memohon keselamatan dan kese- jahteraan umat manusia. Metode yang digunakan untuk mengungkap permasalahan tersebut adalah metode sejarah. Penelitian ini menjelaskan perubahan kehidupan sosial masyarakat Pri- angan, terutama setelah masuknya pengaruh Islam yang kemudian disusul masuknya penga- ruh Barat, fungsi Ketuk tilu mengalami perubahan dari fungsi ritual, ke fungsi hiburan. Setelah Indonesia merdeka, kreativitas masyarakat dan kebutuhan nilai-nilai  estetika mulai tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Priangan, maka Ketuk tilu pun berubah fungsi menjadi seni pertunjukan. Kata kunci: perubahan, fungsi, Ketuk tilu, priangan

Art · Gratitude · Humanities · Social function · Sociology · The arts · Visual arts · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Artistic Studies · Environmental Engineering and Cultural Studies · Psychology · Social Psychology

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae