Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Motif Orang Tua Santri di Pondok Pesantren HM Lirboyo

Bibliographic Data

ID19512151
AuthorsMarzuki Marzuki (0000-0002-2178-9253, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu), Ahmad Masrukin (Institut Agama Islam Negeri Bengkulu)
Year2019
Volume30
Issue1
Pages166-181
Publication date2019-02-01
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueTribakti Jurnal Pemikiran Keislaman (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 1411-9919 • E-ISSN: 2502-3047
PublisherInstitut Agama Islam Tribakti Kediri (PUBLISHER)
DOI10.33367/tribakti.v30i1.667
OpenAlexW2911888007
LanguageEN
Citations received1
References cited1

Tulisan ini bermaksud menjelaskan motif yang mendasari orang tua memilih pondok pesantren sebagai tempat pendidikan anaknya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi dengan subjek penelitian orang tua santri, pengurus pondok pesantren, dan santri. Hasil penelitian menyimpulkan alasan yang mendasari memilih pondok pesantren adalah pertama, alasan agama dan ideologis, yaitu orang tua santri berharap anaknya dapat meneruskan kiprah perjuangan mereka di masyarakat dengan mengajarkan Islam Ahlusunah wal Jama’ah. Konsep moderasi Islam selalu diajarkan dalam pesantren, mereka para alumni dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat. Kedua, lingkungan keluarga dan masyarakat. Orang tua menyadari tentang kondisi di sekitar mereka dengan berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpengaruh pada perilaku anaknya. Mereka tidak dapat mengatasi persoalan itu secara sendiri, alternatif mengatasi persolan itu orang tua memilih anaknya untuk belajar di pondok pesantren. Ketiga, pendidikan dalam pondok pesantren. Selain belajar formal, di pondok pesantren ada kegiatan pembelajaran lain, aturan dan pengawasan. Setiap hari di pondok pesantren diisi dengan berbagai kegiatan, dalam bentuk madrasah, jam’iyyah, musyawarah, mengaji, muratil dan lainnya. Kegiatan yang ketat dibarengi dengan aturan yang ketat. Berbagai aturan dibuat untuk mengatur santri pada setiap harinya. Dalam waktu 24 jam santri melakukan berbagai aktivitas. Terakhir ada pengawasan dari pengurus, santri mendapatkan pengawasan, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh santri akan mendapatkan teguran, peringatan bahkan takzir dari pengurus

Art · Humanities · Education and Character Development · Educational Methods and Impacts · Pancasila Values in Education

  • Implementasi Program Intensive Course (IC) di Pondok Pesantren Pada Masa Pandemi

    Open Access•Laudria Nanda, Aliza Salsabilla et al.•Tribakti Jurnal Pemikiran Keislaman•2021

  • Pendidikan Karakter Dalam Pesantren Tasawuf

    Open Access•Jauhar Fuad•Tribakti Jurnal Pemikiran Keislaman•2013

Citations per year0.2
Citation span2021 - 2021 (1)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae