Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Perubahan Makna Kata Cebong Menjelang Pemilu 2019

Bibliographic Data

ID19541490
AuthorsMarhan Pebrianto (Universitas Dian Nuswantoro), Hanna Latifani Daniarsa (Universitas Dian Nuswantoro), Lo Leonardo Theophilus Hielyand (Universitas Dian Nuswantoro), Anisa Larassati (0000-0002-6682-901X, Universitas Dian Nuswantoro)
Year2019
Volume15
Issue2
Pages249-264
Publication date2019-10-01
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueLITE Jurnal Bahasa Sastra dan Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 1907-3607 • E-ISSN: 2548-9488
PublisherUniversitas Dian Nuswantoro (PUBLISHER)
DOI10.33633/lite.v15i2.2610
OpenAlexW2987391882
LanguageEN
References cited1

Menjelang dilaksanakannya pemilihan umum pada 17 April 2019, banyak fenomena sosial yang muncul. Salah satunya adalah fenomena Bahasa berupa umpatan-umpatan yang ditujukan kepada calon presiden dan pendukungnya. Salah satu umpatan yang muncul berupa penyebutan kata cebong bagi pasangan calon presiden nomor 01 dan pendukungnya. Kata cebong yang sebelumnya tidak umum digunakan sebagai kata umpatan, kini mengalami perubahan makna yang cukup signifikan. Dalam penelitian ini, peneliti mengguakan aplikasi AntConc untuk mengetahui kolokasi kelas kata dan frasa yang sering muncul dengan kata cebong tersebut. Selain itu, peneliti juga menjelaskan proses perubahan makna kata cebong dengan menggunakan teori dari (Chaer, 2009) sebagai acuan utama. Data yang digunakan berupa komentar dan caption pengguna Instagram dalam akun @Fakta_Elite dalam postingannya dari bulan Oktober hingga Desember 2018. Metode yang digunkan dalam penelitian ini adalah deskritif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata cebong yang keluar sering bersamaan dengan kata benda berupa rezim, akun, kubu, dan sebagainya. Kata sifat yang muncul berupa dungu, betina, panik, dan frasa semisal cebong dungu akut. Proses perubahan kata cebong ini termasuk proses perubahan makna total yang dilatar belakangi oleh adanya proses asosiasi dan pengembangan istilah. Kata cebong tersebut bermakna ketidaksukaan atau kritik terhadap calon presiden nomor urut 01 dan para pendukungnya

Art · Humanities · Physics · Language Acquisition and Education · Linguistics and Language Analysis · Swearing, Euphemism, Multilingualism

  • Introducing Sociolinguistics

    Miriam Meyerhoff•Introducing Sociolinguistics•2006

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae