Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Dinamika Kelembagaan Pertanian Organik Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Bibliographic Data

ID19566277
AuthorsHana Indriana (University of Indonesia, corresponding author), Rilus A Kinseng (0000-0002-9921-4601, University of Indonesia), Galuh Adriana (IPB University)
Year2016
Volume4
Issue2
Publication date2016-12-17
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueSodality Jurnal Sosiologi Pedesaan (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2302-7517 • E-ISSN: 2302-7525
PublisherDepartment of Communication and Community Development Sciences (PUBLISHER)
DOI10.22500/sodality.v4i2.13652
OpenAlexW2541090570
LanguageEN
Citations received2

The development of organic agriculture is significant both at local, national, regional, and global in the last two decades and organic farming has matured enough to offer lesson. In the process, these developments characterized by a variety of internal and external conflicts such as conflict of interest, the data conflicts, resource conflicts, and structural conflicts. Products from various conflicts between the actors who are related, ultimately forming institutional arrangements. This study aims to explain the mechanisms that made the actors involved in organic farming in managing conflicts by placing community as an important actor. This study uses a constructivist paradigm that seeks to understand the meaning construction management of conflicts of various actors. The study was conducted in three locations namely Tasikmalaya District, West Java, Boyolali, Central Java, and Malang in East Java. Conflict management model that has been built by the institutional organic farming in Tasikmalaya, Boyolali, and Malang a lesson learned for other lowland rice farming locations that could potentially be the location of the development of organic rice. In the development phase, while this institutional organic farming that have been built are encouraged to ensure food security where production is not only oriented to meet export demand, but also meet the needs of organic food at the local and national levels. Keywords: conflict management, organic farming, sustainability, food security ABSTRAK Perkembangan pertanian organik cukup signifikan baik di level lokal, nasional, regional, maupun global dalam dua dekade terakhir ini dan organic farming has matured enough to offer lesson. Pada prosesnya, perkembangan tersebut diwarnai oleh beragam konflik baik internal maupun eksternal berupa konflik kepentingan, konflik data, konflik sumber daya, maupun konflik struktural. Produk dari beragam konflik diantara aktor-aktor yang terkait tersebut, pada akhirnya membentuk aturan-aturan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme yang dilakukan para aktor yang terlibat dalam pertanian organik dalam melakukan manajemen konflik dengan menempatkan komunitas sebagai aktor penting. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis yang berupaya untuk memahami konstruksi makna manajemen konflik dari berbagai aktor. Penelitian dilakukan di tiga lokasi yaitu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, dan Kabupaten Malang Jawa Timur. Model manajemen konflik yang telah dibangun oleh kelembagaan pertanian organik di Tasikmalaya, Boyolali, dan Malang menjadi pembelajaran bagi lokasi pertanian padi sawah lainnya yang berpotensi menjadi lokasi pengembangan padi organik. Pada fase pengembangan sementara ini, kelembagaan pertanian organik yang berhasil dibangun didorong untuk menjamin ketahanan pangan dimana produksi bukan hanya diorientasikan untuk memenuhi permintaan ekspor namun juga dapat memenuhi kebutuhan pangan organik di tingkat lokal dan nasional. Kata kunci: manajemen konflik, pertanian organik, keberlanjutan, ketahanan pangan

Agricultural science · Agriculture · Business · Geography · Organic farming · Political science · Sustainability · Agricultural Development and Management · Agricultural Research and Practices · Environmental Science · Food and Agricultural Sciences

  • The Socio-Economics Dynamics at Distribution of Small Scale Bananas Comodity in West Java

    Open Access•Fasih Vidiastuti Sholihah, Rilus A Kinseng et al.•Sodality Jurnal Sosiologi Pedesaan•2017

  • The Urgency of Village Mediation Institution as a Mechanism for Dispute Resolution

    Open Access•Ilham Yuli Isdiyanto, Anom Wahyu Asmorojati•Sodality Jurnal Sosiologi Pedesaan•2021

Citations per year0.22
Citation span2017 - 2021 (5)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae