Dilema Kewargaan Kelompok Minoritas
Studi Kasus Suku Bajo di Nusa Tenggara Timur
Bibliographic Data
| ID | 19579119 |
|---|---|
| Authors | Abu Bakar (0009-0003-3281-6135, Universitas Muhammadiyah Kupang), Abu Bakar Bakar, Nila Sastrawati (Universitas Islam Makassar) |
| Year | 2021 |
| Volume | 23 |
| Issue | 2 |
| Publication date | 2021-11-26 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Masyarakat dan Budaya (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2502-1966 • E-ISSN: 2615-7608 |
| Publisher | National Research and Innovation Agency (PUBLISHER) |
| DOI | 10.14203/jmb.v23i2.1306 |
| OpenAlex | W3217500023 |
| Language | EN |
| Citations received | 1 |
| References cited | 3 |
Tulisan ini mendiskusikan masalah kewargaan kelompok minoritas suku Bajo di Pulau Kera, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun pertanyaan umum dalam penelitian ini adalah bagaimana suku Bajo memaknai kewargaan mereka dalam bingkai ke Indonesiaan?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka digunakan konsep kewargaan (citizenship) sebagai alat analisis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan desain penelitian studi kasus (case study). Penelitian ini berkesimpulan bahwa orang-orang Bajo sebagai kelompok minoritas di Nusa Tenggara Timur mendapati dirinya dalam kondisi dilematis. Di satu sisi, negara menganggap orang-orang Bajo di Pulau Kera sebagai penduduk liar yang tidak berhak mendapatkan status kewargaan, karena itu mereka tidak mendapatkan hak-haknya terutama berkaitan dengan pelayanan dasar. Namun di sisi yang lain, orang-orang Bajo tetap dilibatkan dalam proses elektoral untuk menentukan wakil-wakil rakyat. Pada kondisi ini, orang Bajo merasa bahwa status kewargaan mereka hanya diberikan sepanjang berhubungan dengan kepentingan negara dan kembali dilupakan ketika negara tidak lagi berkepentingan
Art · Humanities · Political science · Gender and Women's Rights · Legal and Social Justice Studies · Legal Studies and Policies
| Citations per year | 0.33 |
|---|---|
| Citation span | 2023 - 2023 (1) |
| Highly cited | No |