Perempuan Pedesaan Merespon Krisis Iklim
Kajian Ekofeminisme Terhadap Perempuan Di Sungai Batanghari
Bibliographic Data
| ID | 19579162 |
|---|---|
| Authors | Peppy Angraini, Elza Ramona, Al Amin (0000-0003-2303-082X) |
| Year | 2024 |
| Volume | 25 |
| Issue | 3 |
| Publication date | 2024-04-05 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Masyarakat dan Budaya (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2502-1966 • E-ISSN: 2615-7608 |
| Publisher | National Research and Innovation Agency (PUBLISHER) |
| DOI | 10.55981/jmb.2023.2297 |
| OpenAlex | W4406467533 |
| Language | EN |
Perempuan pedesaan di aliran sungai Batanghari mengalami perubahan dan kehilangan mata pencaharian akibat alih fungsi lahan perkebunan. Perempuan awalnya bekerja di kebun karet dan sawah harus berhenti bekerja sama sekali, atau bekerja di perusahaan perkebunan sebagai pekerja harian lepas. Alih fungsi lahan ini tidak hanya merubah pola mata pencaharian, tetapi juga merubah tata kehidupan perempuan. Beberapa perempuan bahkan mendorong suami dan anak laki-laki mereka menambang emas di sungai untuk memenuhi kelangsungan hidup keluarga. penelitian ini dilakukan di dua desa; Teluk Kuali dan Melako Intan yang berseberangan dan dipisahkan oleh sungai Batanghari. Penelitan ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan apakah perempuan di dua desa tersebut mempunyai pengetahuan terkait krisis iklim, dan bagaimana perempuan desa merespon krisis iklim yang sedang berlangsung. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan pengamatan secara langsung. Ekofeminisme digunakan untuk menganalisis penelitian ini. Kata kunci: perempuan pedesaan, alih fungsi lahan, perubahan mata pencaharian, perubahan iklim
Physics · Asian Studies and History · Food Security and Socioeconomic Dynamics · Gender and Women's Rights
| Highly cited | No |
|---|