Kontribusi Syariah Dalam Penyelesaian Masalah Hukum Internasional
Bibliographic Data
| ID | 21152569 |
|---|---|
| Authors | Mohd Nasran Bin Muhammad, Rahimi Bin Shapiee |
| Year | 2018 |
| Volume | 13 |
| Issue | 02 |
| Pages | 1-21 |
| Publication date | 2018-12-01 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 1412-436X • E-ISSN: 2540-9522 |
| Publisher | Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi (PUBLISHER) |
| DOI | 10.30631/alrisalah.v13i02.409 |
| OpenAlex | W4294050513 |
| Language | EN |
| References cited | 2 |
Penyelesaian persengketaan internasional Malaysia dengan negara-negara tetangganya melalui rundingan adalah jelas bertepatan dengan prinsip yang dianjurkan oleh Syariah. Prinsip-prinsip penyelesaian internasional secara persahabatan dan perdamaian sekarang sudah dipraktekkan Rasulullah serta didukung oleh ayat-ayat suci al-Qur‟an. Kedua-dua sumber ini merupakan adillat qat’iyyat yang tiada keraguan kepada kebenarannya. Manakala sumber-sumber lain dalam undang-undang internasional Barat yang berasal dari kebiasaan (international customs), perjanjian (treaty), keputusan kehakiman (judicial decisions), pendapat pakar (juristic opinions) dan prinsip-prinsip umum (general principles) memang sudah terkandung, bukan saja dalam al-Qur‟an dan al-Sunnah, malah didukung dengan berbagai perbahasan dalam kitab-kitab fiqh di bawah judul siyar, aman, hudnah, dhimmah, jihad dan sebagainya. Justeru adalah tidak mustahil prinsipprinsip yang diamalkan serta diperjuangkan oleh Islam mempunyai pengaruh besar kepada prinsip-prinsip yang diamalkan dalam hukum Internasional Barat saat ini
Humanities · Political science · Islamic Finance and Communication · Law · Legal Studies and Policies · Marriage and Family Dynamics · Philosophy
| Highly cited | No |
|---|