Proses Silang Budaya Komunitas Muslim “Wong Lumpur”, Gresik
Bibliographic Data
| ID | 21248419 |
|---|---|
| Authors | M Alie Humaedi (Indonesian Institute of Sciences, corresponding author) |
| Year | 2015 |
| Volume | 21 |
| Issue | 2 |
| Pages | 219 |
| Publication date | 2015-02-23 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | KARSA Journal of Social and Islamic Culture (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2442-3289 • E-ISSN: 2442-4285 |
| Publisher | Institut Agama Islam Negeri Madura (PUBLISHER) |
| DOI | 10.19105/karsa.v21i2.518 |
| OpenAlex | W2556056240 |
| Language | EN |
| Citations received | 1 |
“Wong Lumpur” adalah komunitas unik yang berada di wilayah Gresik. Mereka dikenal sebagai kelompok kebudayaan marginal dan memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan “orang Giri”, sebagai pemegang dari budaya mainstream-nya. Hal ini dipengaruhi oleh posisi kota Gresik yang menjadi wilayah industri dan menjadi pendukung utama pertumbuhan ekonomi Surabaya. Dari sisi praktik, kebudayaan hybrid kota ini telah kehilangan maknanya sebagai “kota santri” atau “kota wali”, sebagaimana yang dikenal sebelumnya. Penelitian etnografi yang diawali dari deskripsi sejarah ruang sosial kota Gresik dari perspektif ekonomi politik, telah menunjukkan adanya pengaruh hybrid terhadap praktik kebudayaan dan bahasa masyarakat, khususnya di Desa Lumpur. Pengaruh ini terlihat pada aspek perkawinan dan penggunaan bahasa ibu pada keluarga pasangan campuran yang berasal dari pemegang kebudayaan mainstream dan kebudayaan marginal
Art · Business · Kuala lumpur · Chemistry · Coastal Management and Development · Islamic Finance and Communication
| Citations per year | 0.25 |
|---|---|
| Citation span | 2022 - 2022 (1) |
| Highly cited | No |