Studi Organologi Suling Mandalung Dalam Seni Tembang Sunda Cianjuran
Bibliographic Data
| ID | 21573497 |
|---|---|
| Authors | Nanang Jaenudin, Nita Juwita (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung), Ade Triana Nurjaya (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung) |
| Year | 2026 |
| Volume | 36 |
| Issue | 2 |
| Publication date | 2026-06-02 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Panggung (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640 |
| Publisher | Institut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID) |
| DOI | 10.26742/panggung.v36i2.4519 |
| OpenAlex | W7163168939 |
| Language | EN |
Seni Tembang Sunda Cianjuran yang diciptakan oleh Dalem Pancaniti antara tahun 1834 – 1864 sampai saat ini telah mengalami banyak perkembangan. Perkembangan tersebut salah satunya terdapat pada instrumen pengiringnya, yaitu instrumen suling. Pada awal mulanya, dalam sajian Tembang Sunda Cianjuran hanya digunakan suling panjang (lubang enam) dan suling pondok (lubang empat). Namun, seiring dengan munculnya repertoar lagu-lagu Tembang Sunda Cianjuran berlaras mandalung lahirlah varian suling baru yang disebut suling mandalung. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan kajian organologi suling mandalung dan faktor-faktor yang melatarbelakangi hadirnya suling mandalung dalam Tembang Sunda Cianjuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui: 1) studi pustaka, 2) observasi lapangan, dan 3) wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa lahirnya suling mandalung sebagai respon terhadap munculnya repertoar lagu laras mandalung yang tidak bisa diiringi dengan suling panjang (lubang enam) dan suling pondok (lubang empat). Dari perspektif organologi bentuk suling mandalung menyerupai suling panjang (lubang enam), yang membedakannya yaitu suling mandalung memiliki ukuran lebih pendek dan luas penampang atau ukuran diameter lubang suling mandalung lebih kecil. Proses pembuatan suling mandalung menunjukkan kesamaan dengan proses pembuatan suling panjang (lubang enam) dan penentuan nada-nada pada suling mandalung merujuk nada-nada pada suling panjang (lubang enam), khususnya pada laras sorog/madenda
Literariness · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Cultural and Social Studies
| Highly cited | No |
|---|