Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Uji Pembandingan Interval Tangga Nada Karawitan Sunda (Laras Degung) Terhadap Interval Tangga Nada Musik Barat

Bibliographic Data

ID21573520
AuthorsNanang Jaenudin (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, corresponding author)
Year2024
Volume34
Issue4
Pages500-515
Publication date2024-12-01
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenuePanggung (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640
PublisherInstitut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID)
DOI10.26742/panggung.v34i4.3578
OpenAlexW4404909415
LanguageEN
References cited2

ABSTRAK Permasalahan perbedaan laras degung dan susunan nada do-mi-fa-sol-si-do’ pada tangga nada musik Barat sampai saat ini masih menjadi perdebatan di kalangan seniman dan akademisi karawitan Sunda. Sebagian seniman dan akademisi karawitan Sunda berpendapat bahwa, meskipun susunan nada-nada pada laras degung dan susunan nada do-mi-fa-sol-si-do’ pada tangga nada musik Barat terdengar mirip, tetapi susunan nada-nada pada kedua tangga nada tersebut memiliki interval yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban atas pertanyaan, berapa persentase tingkat kemiripan laras degung dengan susunan nada do-mi-fa-sol-si-do’ pada tangga nada musik Barat? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perbandingan interval menyeluruh yang merupakan jumlah kumulatif dari interval nada berdekatan, dengan mengambil sampel laras degung yang terdapat pada gamelan dan suling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemiripan laras degung dari rakitan laras salendro 15 nada (gamelan) terhadap susunan nada do-mi-fa-sol-si-do pada tangga nada musik Barat sebesar 89,05%, tingkat kemiripan laras degung dari suling milik Iwan Mulyana terhadap susunan nada do-mi-fa-sol-si-do pada tangga nada musik Barat sebesar 69,41%, dan tingkat kemiripan laras degung dari suling milik Endang Sukandar terhadap susunan nada do-mi-fa-sol-si-do pada tangga nada musik Barat sebesar 85,91%. Hasil analisis ini membuktikan kebenaran ‘rasa laras’ para seniman dan akademisi karawitan Sunda yang menilai bahwa terdapat perbedaan antara laras degung dan susunan nada do-mi-fa-sol-si-do pada tangga nada musik Barat. Kata Kunci: Interval, Laras Degung, Tangga Nada Musik Barat

Art · Combinatorics · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Mathematics

  • Penelusuran Ciri Khas Musikal Lagu-Lagu Cianjuran Wanda Papantunan

    Open Access•Mustika Iman Zakaria S•Panggung•2022

  • Laras, Surupan, dan Patet dalam Praktik Menabuh Gamelan Salendro

    Open Access•Asep Saepudin•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2016

Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae