Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Kearifan Lokal Hajat Laut Budaya Maritim Pangandaran

Bibliographic Data

ID21573551
AuthorsYanti Heriyawati (0000-0001-8984-3706, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung), Een Herdiani (0009-0003-6804-7905, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung), Ipit Saefidier Dimyati (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung)
Year2020
Volume30
Issue2
Publication date2020-06-29
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenuePanggung (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640
PublisherInstitut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID)
DOI10.26742/panggung.v30i2.1169
OpenAlexW3037218973
LanguageEN
Citations received3
References cited1

Hajat Laut (sea celebration) as a tradition of Pangandaran coastal community has been changing as the changing of the people’s social structure. Pangandaran, a regency which is famous of sea tourism object, still maintains the ritual of Hajat Laut containing local wisdom. This writing is aimed at analyzing how Hajat Laut as a primordial cultural heritage of nautical community adapts with the social economy development of the people. Mircea Eliade’s view is applied to trace the old views containing local wisdom. Meanwhile, Thomas Kuhn’s proposition bridges the discussion on paradigm dynamics toward the events of Hajat Laut. in addition to literature study, the data are obtained through observation based on characteristics of qualitative research. The result shows that Hajat Laut as the heritage of primordial society passes through an interpretation process from each of the generations. The anomaly existing in the process of paradigm debates place Hajat Laut in the presence and position adjusting to the live development need of Pangandaran society as a tourism city. At the same time, the economic, social, and religious needs are fulfilled by keep maintaining the local wisdom of the culture. Keywords: local wisdom, hajat laut, coastal, Pangandaran ABSTRAK Hajat Laut sebagai tradisi masyarakat pesisir Pangandaran telah mengalami perubahan dengan perubahan struktur sosial masyarakatnya. Pangandaran sebagai kabupaten yang terkenal dengan objek wisata laut ini masih menyimpan ritual Hajat Laut yang bermuatan kearifan lokal. Tulisan ini bertujuan mengkaji bagaimana Hajat Laut sebagai warisan budaya primordial masyarakat laut mengalami proses adaptasi dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakatnya. Pemikiran Mircea Eliade digunakan untuk menelusuri jejak-jejak pemikiran lama yang bermuatan kearifan lokal. Sementara pandangan Thomas Kuhn menjembatani dalam pembahasan dinamika paradigma terhadap peristiwa Hajat Laut. Selain studi pustaka, datadata penelitian dikumpulkan melalui observasi berdasarkan karakteristik penelitian kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa, Hajat Laut sebagai warisan masyarakat primordial melewati proses interpretasi dari setiap generasinya. Anomali yang terjadi dalam proses perdebatan paradigma menempatkan Hajat Laut kini hadir dan mengalir sesuai dengan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat Pangandaran, sebagai kota wisata. Secara bersamaan pemenuhan kebutuhan ekonomi, sosial, dan religi terpenuhi dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal budayanya. Kata Kunci: kearifan lokal, hajat laut, pesisir, Pangandaran

Environmental ethics · Sociology · Anthropology · Coastal Management and Development · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Philosophy

  • Rekam Jejak Estetika Sufi Dalam Struktur Seni Pertunjukan Salawaik Dulang Di Minangkabau Indonesia

    Open Access•M Arif Anas, Andar Indra Sastra et al.•Panggung•2021

  • Nadran Sebagai Model Festival Pesisir Di Cirebon

    Open Access•Yanti Heriyawati, Afri Wita et al.•Panggung•2023

  • Pemaknaan Permainan Rakyat Pada Ritual Kematian Rambu Solo’ Di Kampung Adat Ke’Te’ Kesu’ Kabupaten Toraja Utara Provinsi Sulawesi Selatan

    Open Access•Iip Sarip Hidayana, Rufus Goang Swaradesy•Panggung•2021

  • The structure of scientific revolutions

    Dennis Holland, Thomas S Kuhn•La Structure des révolutions…•1976

Citations per year0.6
Citation span2021 - 2023 (3)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae