Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Transformation and Cross-Cultural Furniture from Time To Time With Its Trade Strategy Examining the Development of Jepara and Malaysia Furniture in Each Development Period

Bibliographic Data

ID21573648
AuthorsJati Widagdo (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia), Rifqy Roosdhani (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia), Nimas Aulia Pambajeng Miftahunnajah (State University of Semarang), Adzrool Idzwan Ismail (0000-0003-3334-0784, Northern University of Malaysia), Adzrool Idzwan Bin Ismail, Asmidah binti Alwi, Asmidah Alwi (0000-0002-6040-0255, Northern University of Malaysia)
Year2024
Volume34
Issue2
Publication date2024-07-02
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenuePanggung (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640
PublisherInstitut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID)
DOI10.26742/panggung.v34i2.3474
OpenAlexW4400745432
LanguageEN

Penelitian ini mengkaji perkembangan industri furnitur di Indonesia dan Malaysia. Furnitur dan seni ukir di Jepara memiliki sejarah yang panjang sehingga menjadikan Jepara sebagai kota seni ukir terbesar di Indonesia. Sedangkan di Malaysia, seni ukir sudah ada sejak zaman Neolitikum dengan bukti artefak berupa gerabah yang memiliki ukiran sederhana. Berbagai literatur terkait industri furnitur, secara umum hanya membahas tentang rantai nilai furnitur atau strategi penjualannya, namun yang tidak kalah penting adalah mengetahui dan mendokumentasikan perubahan yang dialami industri furnitur di Indonesia dan Malaysia sebagai bentuk pelestarian budaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dengan para sejarawan seni ukir Jepara dan juga pakar industri mebel dari Malaysia. Terdapat 3 kategori besar yaitu dari sudut pandang sejarah, pelestarian dari segi pendidikan, dan dukungan pemerintah serta strategi perdagangan. Industri furnitur di Indonesia mampu mempertahankan eksistensinya lebih baik dibandingkan industri furnitur di Malaysia. Penelitian ini masih mempunyai kekurangan dimana hasil penelitian masih bersifat subyektif berdasarkan hasil wawancara yang diperoleh dalam waktu singkat dan hanya fokus pada bidang tertentu sebagai kajian utama. Kata kunci: industri furnitur, strategi, perdagangan, transformasi, lintas budaya

Political science · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Artistic Studies

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae