Problem Fisikalisme Nonreduktif dan Solusi Hilomorfisme Thomistik
Bibliographic Data
| ID | 21708925 |
|---|---|
| Authors | Effendi Kusuma Sunur (Jesus University, corresponding author) |
| Year | 2022 |
| Volume | 18 |
| Issue | 1 |
| Pages | 1-26 |
| Publication date | 2022-04-12 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 1412-3878 • E-ISSN: 2580-1686 |
| Publisher | Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (PUBLISHER) |
| DOI | 10.36383/diskursus.v18i1.291 |
| OpenAlex | W4224128040 |
| Language | EN |
| References cited | 1 |
Dalam filsafat pikiran, Fisikalisme Nonreduktif sebagai sebuah posisi filosofis mempunyai beberapa problem akibat komitmen ontologisnya terhadap fisikalisme. Hilomorfisme Thomistik memberikan jalan keluar dari problem yang muncul dari perspektif Fisikalisme Nonreduktif dengan mengacu pada dua prinsip metafisik yakni materi prima dan forma substansial. Yang pertama menunjukkan pentingnya materi bagi sebuah sistem material atau organisme, sedangkan yang kedua menunjukkan pentingnya eksistensi causa formal dan final selain causa efisien. Dengan konsep forma substansial, Hilomorfisme Thomistik memberikan solusi atas masalah-masalah dalam perspektif Fisikalisme Nonreduktif
| Highly cited | No |
|---|