Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Sih

Karya Tari yang Berpijak dari Analisa Psikis Tokoh Wayang Ramabargawa

Bibliographic Data

ID21817796
AuthorsOkky Bagas Saputro (Institut Seni Indonesia Yogyakarta), Dindin Heryadi (Institut Seni Indonesia Yogyakarta), Galih Prakasiwi (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Year2024
Volume23
Issue1
Pages34-47
Publication date2024-05-28
Open AccessNo
TypeARTICLE
VenueJOGED (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 1858-3989 • E-ISSN: 2655-3171
PublisherInstitut Seni Indonesia Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.24821/joged.v23i1.12761
OpenAlexW4406300597
LanguageEN

RINGKASANKarya tari berjudul Sih terinspirasi dari cerita wayang Jawa pada lakon Ramabargawa yang memiliki jiwa yang teteg, tatag, tanggon, dan tangguh. Sebuah peristiwa tragis yang menyebabkan seluruh anggota keluarganya dibantai oleh golongan kesatria tanpa sepengetahuan Ramabargawa, berdampak pada psikis (kejiwaan) Ramabargawa yang menjadi brutal, pendendam, dan bersumpah untuk membunuh para kesatria di muka bumi. Dari peristiwa lakon di atas terdapat rangsang visual dari bentuk wayangnya dan rangsang gagasan dari fenomenanya. Dramatik dalam karya ini menggunakan cara ungkap simbolik. Koreografi tunggal dijadikan sebagai perwujudan karya dengan metode; Eksplorasi, Improvisasi, dan Komposisi. Tema yang diusung adalah kasih sayang. Judul karya tari yaitu Sih dari kata asih. Karya tari Sih terbagi menjadi empat bagian antara lain karakter, psikis (kejiwaan), kesadaran, dan pertanggungjawaban. Karya ini disajikan dalam format tari video/dance on camera dengan menambahkan sinematografi sebagai bingkainya. Penggunaan beberapa kamera untuk mengambil detail-detail gerak tertentu.ABSTRACTThe dance work entitled Sih is inspired by the Javanese wayang story in the play Ramabargawa which has a tough, tough, tough and tough soul. There was a major event, namely that his entire family was massacred by the knights without Ramabargawa's knowledge. This tragic event had an impact on Ramabargawa's psychology, who became brutal, vengeful and vowed to kill the knights on earth. Looking at the events of the play above, there are visual stimuli from the form of the wayang and ideas from the phenomena. The drama in this work uses symbolic expression. Single choreography is used as an embodiment of work with methods; Exploration, Improvisation, and Composition. The theme carried is love. The title of the dance work is Sih from the word asih. Sih's dance work is divided into four parts, including character, psychology, consciousness and responsibility. This work is presented in a dance video/dance on camera format by adding cinematography as a frame. The use of several cameras to capture certain details of movement

Art · Educational Methods and Media Use · Educational Research and Methods · Mathematics Education and Pedagogy

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae