Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Symbolic Meaning of Kesandingan Ritual in Probolinggo

Bibliographic Data

ID21817902
AuthorsNurhadi Nurhadi (0000-0002-6252-0314, Universitas Islam Malang), Faisol Faisol (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim), Faisal Mahmoud Adam Ibrahim (University of the Holy Quran and Islamic Sciences)
Year2021
Volume23
Issue1
Pages123-138
Publication date2021-06-16
Open AccessYes
TypeARTICLE
Venueel Harakah Jurnal Budaya Islam (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 1858-4357 • E-ISSN: 2356-1734
PublisherMaulana Malik Ibrahim State Islamic University (PUBLISHER)
DOI10.18860/eh.v23i1.10545
OpenAlexW3177066765
LanguageEN
References cited6

Kesandingan, one of the rituals in Probolinggo, East Java, is a cultural phenomenon that mingles with religious elements of society. It is something sacred and mystical that parents do when a toddler (an infant under three years old) experiences heat illness for days, tends to be fussy, cries a lot, and cannot sleep at night. This research aims to explain the process of symbolic communication of kesandingan ritual and to understand the symbolic meaning behind the ritual. It is a descriptive-qualitative study through observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis uses a qualitative-naturalistic technique. The result demonstrates that the symbolic communication process of kesandingan ritual in Mentor, Sumberasih, Probolinggo, comprises seven series: burning incense, wiping incense smoke on the child's face, giving the child holy water to drink, wiping the child with floral water, preparing food, making a wish on the child's bed, and distributing food. Meanwhile, the symbolic meaning of kesandingan ritual refers to divine, social and personal dimensions. Ritual kesandingan merupakan salah satu ritual masyarakat Probolinggo Jawa Timur yang sudah menjadi fenomena budaya yang berbaur dengan unsur religi masyarakat. Ritual kesandingan merupakan sesuatu yang sakral dan mistis yang dilakukan orang tua saat anak batita (bawah tiga tahun) mengalami sakit panas berhari-hari, rewel, kerap menangis dan tidak bisa tidur terutama malam hari. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan proses komunikasi simbolik ritual kesandingan dan memahami makna simbolik dibalik ritual tersebuat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif, pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan teknik analisa data kualitatif-naturalistik. Sebagai hasilnya, diketahui bahwa proses komunikasi simbolik ritual kesandingan di desa Mentor Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo meliputi tujuh rangkaian yaitu: membakar kemenyan, mengusap asap kemenyan ke wajah anak, memberi minuman kepada anak dengan air doa, mengusap wajah anak dengan air bunga, menyiapkan makanan, memanjatkan doa ditempat tidur anak, dan membagikan makanan. Sedangkan makna simbolik ritual kesandingan mencakup tiga dimensi, yaitu: dimensi ketuhanan, sosial, dan personal

Art · Humanities · Psychoanalysis · Sociology · The Symbolic · Anthropology · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Educational Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Psychology

  • Sufi Healing Commodification Throughout East Java Urban Environments

    Open Access•Miftahul Huda, M Syamsul Huda•el Harakah Jurnal Budaya Islam•2020

  • Sufistic Spirituality

    Open Access•Zakiya Fatihatur Rohma•el Harakah Jurnal Budaya Islam•2020

  • The Meaning of Rebbe Ritual as an Interpretation of Shadaqah Jariyah in Probolinggo

    Open Access•Danial Hilmi, Halimatus Sa’diyah et al.•el Harakah Jurnal Budaya Islam•2020

  • Sekaten Tradition

    Open Access•Ahmad Mulyana•International Journal of…•2017

  • The Cross-Generational Transmission of Trauma

    Open Access•Janet Jacobs•Journal of Contemporary Ethnography•2011

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae