Membangun Komunitas Kristen Kang Mardika
Kyai Sadrach dalam Sejarah Kekristenan di Jawa (1869-1923)
Bibliographic Data
| ID | 21848672 |
|---|---|
| Authors | Samudra Eka Cipta (0000-0002-2302-9282, Indonesia University of Education, corresponding author) |
| Year | 2020 |
| Volume | 13 |
| Issue | 2 |
| Pages | 65-72 |
| Publication date | 2020-08-11 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | SUNDERMANN Jurnal Ilmiah Teologi Pendidikan Sains Humaniora dan Kebudayaan (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 1979-3588 • E-ISSN: 2715-8969 |
| Publisher | STT BNKP Sundermann (PUBLISHER) |
| DOI | 10.36588/sundermann.v13i2.35 |
| OpenAlex | W3048907372 |
| Language | EN |
| Citations received | 1 |
| References cited | 4 |
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana seorang zending (pengkabar Injil) dari kalangan pribumi membentuk komunitas Kristen Kang Mardika atau kelompok Kristen yang merdeka. Kyai Sadrcah merupakan seorang pengkabar Injil pribumi yang berhasil membaptis sekitar 20.000 jemaat selama dalam kurun 1869-1923. Aktifitas Kekristenan Kyai Sadrcah difokuskan pada kelompok masyarakat pedesaan di Jawa. Sadrach kemudian mendirikan padepokan di Karangjoso (terletak di sebelah selatan Kutoarjo, Purworejo) yang mana pada masa Kolonial Belanda merupakan bagian dari wilayah Bagalen. Dalam dogma yang diajarkan oleh Kyai Sadrach menggunakan beberapa pendekatan di antaranya unsur Islam, Hindu-Budha, dan Jawa. Unsur Islam sangat kuat pengaruhnya mengingat Sadrach memiliki latar belakang dan pemahaman dasar tentang Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dan metode analisis isi, dan bertujuan untuk menjelaskan kondisi awal Kekristenan di Jawa, proses kristenisasi yang dilakukan oleh Sadrach, serta gaya kepemimpinan Sadrach dalam memimpin ribuan umat yang dibinanya
Humanities · Political science · Contemporary Christian Leadership and Education · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Islamic Studies and Radicalism · Philosophy
| Citations per year | 0.33 |
|---|---|
| Citation span | 2023 - 2023 (1) |
| Highly cited | No |