Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Strategi Konservasi Musik Angklung Masyarakat Kampung Naga di Kota Tasiklamalaya Jawa Barat

Bibliographic Data

ID21987638
AuthorsSri Wahyuni Muhtar (0000-0001-9677-8199, State University of Makassar), Sunarmi Sunarmi (0000-0002-5575-7911, Institut Seni Indonesia Surakarta), Santosa Soewarlan (0000-0001-8931-7845, Institut Seni Indonesia Surakarta)
Year2024
Volume25
Issue1
Pages115-131
Publication date2024-04-29
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueRESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2085-9910 • E-ISSN: 2338-6770
PublisherInstitut Seni Indonesia Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.24821/resital.v25i1.11716
OpenAlexW4401821759
LanguageEN

Musik Angklung merupakan salah satu kesenian tradisional khas Kampung Naga di kota Tasikmalaya Jawa Barat yang hingga saat ini masih dilestarikan, pertunjukan alat musik tradisional Angklung dilakukan oleh masyarakat Kampung Naga di berbagai kegiatan. Tujuan penelitian untuk mengungkap kegiatan-kegiatan masyarakat Kampung Naga yang merupakan tindakan nyata pelestarian alat musik tradisional Angklung di era globalisasi saat ini. Bagaimana strategi konservasi musik Angklung yang diterapkan oleh masyarakat Kampung Naga menjadi rumusan masalah penelitian. Teori yang digunakan sebagai pijakan untuk menjawab pertanyaan penelitian adalah teori konservasi oleh Theodore Roosevelt. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi konservasi musik Angklung yang diterapkan oleh masyarakat Kampung Naga di Tasikmalaya Jawa Barat ada tiga yaitu pertama, melakukan proteksi musik Angklung melalui pengembangan pertunjukan oleh generasi Kampung Naga secara turun temurun, serta penyebaran pertunjukan musik Angklung pada pentas budaya di berbagai wilayah Indonesia. Kedua, upaya negosiasi masyarakat Kampung Naga berupa penerimaan pengunjung domestik maupun mancanegara ke Kampung Naga. Ketiga, peningkatan respon masyarakat Kampung Naga terhadap situasi pariwisata berupa penyediaan jasa pertunjukan musik Angklung khas Kampung Naga bagi para wisatawan. Penelitian ini didanai oleh Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2023

Art · Geography · Humanities · Political science · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia

Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae