Peran Doa Di Saat Umat Menderita
Bibliographic Data
| ID | 21987774 |
|---|---|
| Authors | Eleazar Levi Musabani (Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya, corresponding author) |
| Year | 2025 |
| Volume | 20 |
| Issue | 2 |
| Pages | 187-218 |
| Publication date | 2025-07-02 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Amanat Agung (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2086-7611 • E-ISSN: 2579-8839 |
| Publisher | Sekolah Tinggi Teologi Amanat Agung (PUBLISHER) |
| DOI | 10.47754/jaa.v20i2.675 |
| OpenAlex | W4412814651 |
| Language | EN |
| References cited | 2 |
Penderitaan adalah fenomena alami yang dirasakan oleh manusia. Penderitaan yang dirasakan seseorang, tanpa sadar menggiring mereka kepada penurunan kualitas spiritual. Isu ini ditanggapi oleh Yakobus dengan memberikan nasihat untuk berdoa di tengah konteks penderitaan yang dialami oleh pembaca surat ini. Artikel ini berusaha menjawab perihal apa peran doa di tengah kondisi yang menderita. Penelitian ini akan menggunakan metode historical-grammatical dalam mengeksegesis teks Yakobus 1:2-8. Hasilnya menunjukkan bahwa doa berperan untuk meminta hikmat yang berguna untuk merespons penderitaan dengan bijaksana. Pembahasan ini memuncak ketika Yakobus menekankan aspek iman di dalam doanya. Para pembaca didorong untuk bisa berdoa dengan iman dan tidak goyah
| Highly cited | No |
|---|