Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Model Pengembangan Pariwisata Kreatif untuk Mencapai Keberlanjutan di Desa Wisata Kasongan

Bibliographic Data

ID21989006
AuthorsWoro Swesti (Universitas Gadjah Mada), John Soeprihanto (Universitas Gadjah Mada), Dyah Widiyastuti (0000-0003-0940-8574, Universitas Gadjah Mada)
Year2020
Volume10
Issue3
Pages295
Publication date2020-12-22
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJurnal Kawistara (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2088-5415 • E-ISSN: 2355-5777
PublisherUniversitas Gadjah Mada (PUBLISHER)
DOI10.22146/kawistara.44157
OpenAlexW3136685807
LanguageEN
Citations received2
References cited3

Seiring dengan perkembangan pariwisata khususnya pariwisata budaya yang tidak hanya menempatkan wisatawan sebagai “penonton” atau penikmat saja, maka pengembangan Desa Wisata Kasongan sebagai tujuan wisata pariwisata kreatif diharapkan dapat memaksimalkan potensi wisata budaya melalui kekhasan kerajinan dimiliki. Sayangnya, Desa Wisata Kasongan saat ini dominan pada upaya memenuhi pasokan industri gerabah sebagai komoditas perdagangan daripada tujuan pengembangan pariwisata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka, dengan model analisis data kualitatif Spradley. Hasil penelitian menunjukan, tahap perkembangan pariwisata di Kasongan saat ini menurut konsep Tourism Area Life Cycle berada pada tahap kedua yaitu involvement (fase pelibatan). Untuk meningkatkan perkembangan pariwisata di Desa Wisata Kasongan pada tahap ketiga (development phase), maka penulis mengusulkan model pengembangan pariwisata kreatif. Model pengembangan pariwisata kreatif di Desa Wisata Kasongan merupakan gabungan kondisi faktor internal dan eksternal yang memerlukan campur tangan dari institusi atau lembaga yang memiliki perhatian serius pada pariwisata. Model pengembangan pariwisata kreatif di Desa Wisata Kasongan merupakan model pengembangan yang berdasarkan pada pola bisnis industri kreatif subsektor kerajinan yang berkelanjutan, dimana pariwisata berperan memberikan nilai tambah, yang nilai komersialnya ternyata mampu melebihi bisnis/industri kerajinan itu sendiri. Penerapan konsep pengembangan pariwisata kreatif, pada akhirnya diharapkan mampu mendorong terciptanya keberlanjutan dalam pembangunan pariwisata di Desa Wisata Kasongan dari sisi sosial budaya, lingkungan, dan ekonomi

Art · Humanities · Sociology · Agriculture and Agroindustry Studies · Coastal Management and Development · Community-based Tourism Development and Sustainability

  • Mapping The Potential Creative Tourism Based Community to Build Creative Experience in Gianyar Regency

    Open Access•Ni Nyoman Sri Wisudawati, Putu Ratna Juwita Sari et al.•Jurnal Antropologi Isu-Isu Sosial…•2023

  • Pertunjukan Bedug Kerok sebagai Strategi Pengembangan Desa Wisata di Kampung Seni Yudha Asri

    Open Access•Samsul Fajri, Malarsih Malarsih et al.•Ideas Jurnal Pendidikan Sosial…•2023

  • Tourism, Creativity and Development

    Greg Richards, Julie Wilson•Tourism, Creativity And Development•2007

  • Tourism as a livelihood diversification strategy among Sámi indigenous people in northern Sweden

    Open Access•Traian C Leu•Acta Borealia•2019

Citations per year0.67
Citation span2023 - 2023 (1)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae