Serious Leisure
Menelisik Profesi Travel Influencer
Bibliographic Data
| ID | 21989014 |
|---|---|
| Authors | Saepulloh Saepulloh (Universitas Gadjah Mada), Hendrie Adji Kusworo (Universitas Gadjah Mada), Chafid Fandeli (Universitas Gadjah Mada) |
| Year | 2022 |
| Volume | 11 |
| Issue | 3 |
| Pages | 314 |
| Publication date | 2022-01-09 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Kawistara (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2088-5415 • E-ISSN: 2355-5777 |
| Publisher | Universitas Gadjah Mada (PUBLISHER) |
| DOI | 10.22146/kawistara.v11i3.69303 |
| OpenAlex | W4206065199 |
| Language | EN |
| References cited | 10 |
Seiring perjalanan pertumbuhan peran media digital, travel influencer menjadi sektor pariwisata yang semakin penting. Mereka merupakan orang yang berpengaruh dalam kegiatan promosi destinasi dan produk-produk wisata. Mengawali karirnya dari hobi pelesir dan membagikan cerita perjalananannya di media sosial Instagram, hobi pelesir dan cerita perjalanan tersebut menarik pengguna Instagram lain untuk menjadi pengikut travel influencer. Hal ini akhirnya menjadi sebuah karir yang cemerlang dengan model kerja yang dilakukan para travel influencer secara profesional sebagai bagian dari pekerjaan utamanya (serious leisure). Pekerjaan sebagai travel influencer penuh-waktu membuka peluang kerjasama bisnis dengan pihak ketiga (endorsement), sehingga mobilitas menjadi padat karena jadwal perjalanan. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan netnografi. Selain itu, penelitian ini berfokus pada model kerja dengan konsep serious leisure. Hasil dari penelitian ini adalah menjadi seorang travel influencer membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan ketekunan dan kesabaran lebih. Selain itu, meningkatkan kemampuan diri menjadi sebuah kewajiban saat menjalani karir sebagai seorang travel influencer. Studi ini mengungkap enam kualitas yang menjadi karakter serious leisure yaitu: (1) ketekunan, (2) karir , (3) usaha serius, (4) etos unik, (5) identitas, (6) keuntungan jangka panjang menjadi komponen yang saling berkaitan di dalam menekuni karir sebagai seorang travel influencer. Hal ini perlu diterapkan agar karir sebagai seorang travel influencer tetap dapat bertahan di karir travel influencer walapun semakin banyak bermunculan travel influencer baru lainnya
Advertising · Art · Business · Humanities · Sociology · Educational Methods and Impacts · Islamic Finance and Communication · Psychology · SMEs Development and Digital Marketing
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |