Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Takjil War di Media Sosial

Ruang Simbolik Budaya Populer, Integrasi Sosial, dan Toleransi Beragama

Bibliographic Data

ID21989058
AuthorsSiti Khusnul Khotimah (University of Brawijaya), Intan Dewi Savitri (0000-0002-2068-6623, University of Brawijaya), Nurul Darari (University of Brawijaya), Sylvia Resa Aqiqi (University of Brawijaya)
Year2025
Volume15
Issue1
Pages118
Publication date2025-06-05
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJurnal Kawistara (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2088-5415 • E-ISSN: 2355-5777
PublisherUniversitas Gadjah Mada (PUBLISHER)
DOI10.22146/kawistara.102800
OpenAlexW4411012578
LanguageEN

Penelitian ini menganalisis fenomena Takjil War di media sosial sebagai representasi budaya populer serta perannya dalam memperkuat integrasi sosial dan toleransi beragama melalui perspektif interaksionisme simbolik. Kajian ini mengeksplorasi karakteristik budaya populer dalam Takjil War, termasuk tren, keseragaman bentuk, adaptabilitas, durabilitas, dan komodifikasi. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati interaksi digital pengguna media sosial—melalui komentar, unggahan, dan partisipasi lainnya—untuk memahami dinamika simbolik yang terbentuk dalam ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Takjil War merupakan fenomena budaya populer yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk membangun narasi kebersamaan. Keseragaman bentuknya tampak pada penggunaan tagar, visualisasi makanan, dan cerita solidaritas yang viral. Adaptabilitasnya tercermin dalam kemampuannya menyerap nilai-nilai lintas budaya, sementara durabilitasnya bersifat musiman tetapi memiliki potensi untuk terus berulang di tahun-tahun mendatang. Komodifikasi fenomena ini terlihat dari monetisasi interaksi digital yang meningkatkan visibilitas konten. Dalam perspektif interaksionisme simbolik (Blumer, 1969) dan kajian budaya (Hall, 1997; Storey, 2018), Takjil War tidak hanya merefleksikan budaya populer tetapi juga berfungsi sebagai ruang simbolik yang mendukung integrasi sosial. Fenomena ini menegaskan peran media sosial sebagai platform budaya yang memfasilitasi dialog lintas identitas dalam masyarakat multikultural

Art · Humanities · Sociology · Communication Studies and Media · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Educational Studies

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae