Sosialisasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi oleh BPBD Kota Surabaya
Bibliographic Data
| ID | 21989092 |
|---|---|
| Authors | Muhammad Rijal Setiawan (Universitas Negeri Surabaya), Pambudi Handoyo (0009-0006-0890-9595, Universitas Negeri Surabaya) |
| Year | 2025 |
| Volume | 15 |
| Issue | 2 |
| Pages | 140-147 |
| Publication date | 2025-11-24 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | SOSIETAS (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2088-575X • E-ISSN: 2528-4657 |
| Publisher | Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) (PUBLISHER) |
| DOI | 10.17509/sosietas.v15i2.82000 |
| OpenAlex | W7135192878 |
| Language | EN |
Surabaya menjadi salah satu kota besar yang ada di Indonesia dengan potensi resiko bencana gempa bumi, mengingat di Kota Surabaya terdapat dua sesar aktif, yakni sesar Surabaya dan sesar Waru. Kondisi ini menuntut adanya upaya mitigasi yang tidak hanya ersifat struktural, melainkan kultural, khususnya dengan penedekatan sosialisasi berbasis simbolis kepada masyarakat. Pemanfaat simbol dapat memberikan efektifitas dalam mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded research untuk menggali lebih dalam proses pembentukan makna dalam sosialisasi mitigasi bencana. Perspektif teori yang digunakan adalah Interaksionisme Simbolik, yang menekankan pada pemaknaan individu maupun kelompok terhadap simbol-simbol sosial dalam interaksi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan simbol dan makna dalam proses sosialisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Misalnya, penggunaan sirine sebagai tanda peringatan dini telah dipahami sebagai isyarat untuk segera mencari perlindungan, serta penempatan jalur evakuasi yang mengarahkan masyarakat menuju titik kumpul saat terjadi bencana. Simulasi bencana yang dilakukan secara rutin turut memperkuat makna dari simbol-simbol tersebut, sehingga membentuk pola tindakan kolektif yang reflektif terhadap potensi bencana. Efektivitas penyampaian pesan melalui simbol menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang berbasis pada pemaknaan simbolik dalam strategi mitigasi bencana, agar informasi tidak hanya disampaikan, tetapi juga dipahami dan diinternalisasi oleh masyarakat
Halimeda · Communication Studies and Media · COVID-19 Prevention and Impact · Disaster Management and Resilience
| Highly cited | No |
|---|