Orang Indonesia dan Jam Karet
Budaya Tidak Tepat Waktu dalam Pandangan Islam
Bibliographic Data
| ID | 21989130 |
|---|---|
| Authors | Muhamad Parhan (0000-0002-9722-4566, Indonesia University of Education), Aulia Jasmine Maharani (Indonesia University of Education), Olpia Anggraeni Haqqu (Indonesia University of Education), Qonita Sofyatul Karima (Indonesia University of Education), Resti Nurfaujiah (Indonesia University of Education) |
| Year | 2022 |
| Volume | 12 |
| Issue | 1 |
| Pages | 25-34 |
| Publication date | 2022-06-30 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | SOSIETAS (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2088-575X • E-ISSN: 2528-4657 |
| Publisher | Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) (PUBLISHER) |
| DOI | 10.17509/sosietas.v12i1.48065 |
| OpenAlex | W4387035698 |
| Language | EN |
| References cited | 2 |
Penelitian ini berusaha untuk mengkaji budaya tidak tepat waktu orang Indonesia berdasarkan pandangan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara terhadap 3 dosen PAI di Universitas Pendidikan Indonesia. Berdasarkan keterangan dari responden yang diwawancarai diketahui bahwa Islam sangat memberi perhatian terhadap waktu serta memandang seseorang yang kerap melalaikannya sebagai orang yang merugi, namun budaya ini kerap terjadi akibat adanya pemakluman dari orang lain dan sifat kurang menghargai waktu. Artinya budaya ngaret bukan merupakan hal yang baik dalam Islam karena dapat merugikan diri sendiri serta orang disekitarnya sehingga diperlukan kesadaran diri sendiri dan masyarakat yang lebih disiplin
Humanities · Sociology · Education and Character Development · Educational Methods and Impacts · Islamic Studies and Radicalism · Philosophy
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |