Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Tunduk dalam Tradisi

Relasi Gender dan Patriarki dalam Praktik Merariq Kodek di Komunitas Sasak

Bibliographic Data

ID21989131
AuthorsRisma Ade Aryati (University of Mataram), Nursaptini (0000-0001-8408-5731, University of Mataram), Nursaptini Nursaptini, Agung Firmansyah (University of Mataram), Maya Sulastri Ningsih (University of Mataram)
Year2025
Volume15
Issue1
Pages1-15
Publication date2025-06-14
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueSOSIETAS (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2088-575X • E-ISSN: 2528-4657
PublisherUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) (PUBLISHER)
DOI10.17509/sosietas.v15i1.83880
OpenAlexW7135167380
LanguageEN

Penelitian ini mengkaji praktik merariq kodeq sebagai bentuk pernikahan anak dalam masyarakat Sasak di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. Tradisi selarian—membawa lari perempuan tanpa izin keluarga—dianggap sebagai simbol keberanian laki-laki, namun menempatkan perempuan dalam posisi pasif dan tidak berdaya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori patriarki Sylvia Walby dan konstruksi sosial Peter Berger, studi ini menemukan bahwa perempuan yang menikah di usia dini mengalami subordinasi dalam aspek pendidikan, ekonomi, dan pengambilan keputusan. Nilai-nilai budaya dan norma adat membentuk pemahaman perempuan bahwa ketundukan adalah bagian dari takdir hidup mereka. Praktik ini juga memperlihatkan bagaimana maskulinitas direproduksi melalui legitimasi budaya, dengan laki-laki mendapat pengakuan sosial dari keberhasilan selarian. Dalam rumah tangga, ketimpangan gender berlanjut dalam bentuk dominasi suami dan beban domestik sepihak pada istri. Penelitian ini menyoroti bahwa merariq kodeq merupakan instrumen patriarki yang dilembagakan melalui simbol budaya dan tekanan sosial. Oleh karena itu, penghapusan praktik ini membutuhkan pendekatan interseksi antara hukum, pendidikan, dan transformasi nilai-nilai lokal. Kajian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pembongkaran struktur patriarki yang mengakar serta mendorong kebijakan perlindungan anak dan kesetaraan gender di wilayah adat

Gender relations · Gender violence · Politics · Asian Studies and History · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Gender and Women's Rights

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae