Modal Sosial dan Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas Kasep Geulis, Bandung
Bibliographic Data
| ID | 21989151 |
|---|---|
| Authors | Dinda Arviana Puspitasari, Dinda Puspitasari (Indonesia University of Education), Isnaini Nurdiah (Indonesia University of Education), Meiziya Asira Deliyanti (Indonesia University of Education), Elly Malihah (0000-0001-5039-8174, Indonesia University of Education), Mirna Nur Alia Abdullah (Indonesia University of Education) |
| Year | 2025 |
| Volume | 15 |
| Issue | 2 |
| Pages | 213-224 |
| Publication date | 2025-11-24 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | SOSIETAS (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2088-575X • E-ISSN: 2528-4657 |
| Publisher | Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) (PUBLISHER) |
| DOI | 10.17509/sosietas.v15i2.91301 |
| OpenAlex | W7135232497 |
| Language | EN |
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran modal sosial dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kasep Geulis, Bandung. Stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, yang memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak. Kampung Kasep Geulis, sebagai salah satu komunitas yang aktif dalam program pemberdayaan keluarga, mengimplementasikan inisiatif unggulan “CS Social Capital, Community Participation, Stunting, Family Quality Mania” (Cegah Stunting dan Anemia), yang melibatkan kader kesehatan, ibu rumah tangga, pemuda, serta lembaga pemerintah dan swasta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program pencegahan stunting sangat dipengaruhi oleh modal sosial, termasuk rasa saling percaya, norma bersama, dan jaringan sosial yang kuat. Lebih lanjut, partisipasi aktif masyarakat, terutama dalam kegiatan pendidikan dan pengelolaan layanan kesehatan berbasis masyarakat, sangat penting bagi efektivitas program. Modal sosial tidak hanya memperkuat kohesi sosial tetapi juga menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengelola masalah kesehatan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan modal sosial dan memastikan keterlibatan aktif masyarakat merupakan strategi kunci untuk menurunkan angka stunting di wilayah ini
Community participation · Life style · Mental handicap · Social life · Child Nutrition and Water Access · Food Security and Socioeconomic Dynamics · Public Health and Nutrition
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |