Kajian Sosial Kepesantrenan dalam Bingkai Varian Teori Praktis
Sebuah Refleksi
Bibliographic Data
| ID | 21989279 |
|---|---|
| Authors | Auliya Ridwan (0000-0003-4276-6824, Indonesia University of Education, corresponding author) |
| Year | 2020 |
| Volume | 8 |
| Issue | 2 |
| Pages | 153-172 |
| Publication date | 2020-12-31 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2089-1946 • E-ISSN: 2527-4511 |
| Publisher | State Islamic University (UIN) of Sunan Ampel (PUBLISHER) |
| DOI | 10.15642/jpai.2020.8.2.153-172 |
| OpenAlex | W3134765251 |
| Language | EN |
| Citations received | 1 |
| References cited | 13 |
Sebagai lembaga Pendidikan Islam yang berakar pada sejarah dan budaya nusantara, pesantren telah menjadi objek diskursus akademik dalam bingkai ilmu-ilmu sosial. Di berbagai seting sosial yang beragam, pesantren memiliki berbagai dimensi khasnya yang menjadikan ciri pembeda antara satu pesantren dan yang lainnya. Beberapa diantara objek kajian sosial kepesantrenan meliputi hubungan sosial antara pesantren dan lingkungan masyarakat di luar pesantren, pedagogi dalam proses pendidikannya, dan perubahan sosial akibat dari keberadaan pesantren dan elemen-elemennya itu sendiri. Artikel ini membahas pembingkaian fenomena sosial kepesantrenan dalam kerangka teori praktis Bourdieu dan Giddens yang notabene memiliki pendekatan strukturasi yang berbeda. Bourdieu menerapkan strukturasi dalam pendekatan kuasa (power) dan Giddens dalam pendekatan pengetahuan (knowledgeability). Penggunaan kedua paradigma strukturasi ini dapat memberikan penjelasan proses preservasi dan perubahan dalam institusi pesantren dalam kendali agen. Namun demikian, hanya fenomena sadar (conscious phenomena) yang dapat dibingkai. Fenomena tak sadar (unconscious phenomena) rupanya tidak dapat dibingkai dalam strukturasi dan memerlukan bantuan dari disiplin pengetahun yang lain, seperti antropologi psikologis, untuk dapat menjelaskan fenomena secara ilmiah
Humanities · Sociology · Education and Islamic Studies · Islamic Finance and Communication · Islamic Studies and Radicalism · Philosophy
Struggling for the Umma
Modernity and self-identity
The Dynamics of Pesantren Leadership From the Dutch Ethical Policy to the Reformation Periods
Modernity and Self-Identity
Outline of a Theory of Practice
Struggling for the Umma
The Workshop for Morality
Practical Reason
Pengelolaan Lingkungan Berbasis Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok)
Reproduction in Education, Society and Culture
Nurturing Salafi manhaj A study of Salafi pesantrens in contemporary Indonesia
The Forgotten Language. An Introduction to the Understanding of Dreams, Fairy Tales and Myths
Central Problems in Social Theory
| Unique citing works | 1 |
|---|---|
| Citations per year | 0.2 |
| Citation span | 2021 - 2021 (1) |
| Citation velocity | historical |
| Highly cited | No |