Pandemi Covid 19 dan Ujian Modernitas
Pembahasan Sosiologi Masyarakat Berisiko
Bibliographic Data
| ID | 22057480 |
|---|---|
| Authors | Sutrisno Sutrisno (0000-0003-3498-5568, corresponding author) |
| Year | 2020 |
| Volume | 7 |
| Issue | 2 |
| Pages | 168 |
| Publication date | 2020-12-24 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Pemikiran Sosiologi (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2252-570X • E-ISSN: 2502-2059 |
| Publisher | Universitas Gadjah Mada (PUBLISHER) |
| DOI | 10.22146/jps.v7i2.62531 |
| OpenAlex | W3117804153 |
| Language | EN |
| References cited | 2 |
Modernitas secara esensial membawa risiko dalam praktiknya, begitu pula demokrasi. Dalam konteks menangani wabah Covid19 kita menyaksikan kehidupan masyarakat moderen yang berisiko secara global dihadapkan pada banyak kerumitan. Kenyataannya hampir tidak ada negara yang mampu lolos dari serangan wabah Covid19. Ukuran pembangunan moderen sebuah negara seakan menjadi kurang relevan. Konsep masyarakat berisiko mengajak untuk mengenali moral kemanusiaan sebagai nilai dan perangkat untuk merespon realitas sosial dan transformasinya. Secara epistemologis, kesulitan merekonstruksi moral kemanusiaan terletak pada kredo modernitas itu sendiri. Metode analisis wacana digunakan dalam artikel ini sebagai dialog rekonstruksi ‘perdamaian’ antara ilmu pengetahuan dan agama sebagai basis kemanusiaan. Jadi dapat disimpulkan upaya untuk membongkar mitos mengenai modernitas pasca wabah Covid19 ditujukan untuk membuka ruang-ruang dialogis yang bersifat partisipatoris untuk mereduksi risiko modernitas yang dapat mengabaikan kemanusiaan itu sendiri
Humanities · Political science · Sociology · COVID-19 Prevention and Impact · Islamic Finance and Communication · Islamic Studies and Radicalism · Philosophy
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |