Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Dekonstruksi Tokoh Perempuan dalam Novel Hanum & Rangga

Faith & The City

Bibliographic Data

ID22057698
AuthorsEdy Nugraha (0009-0006-8582-7729, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka), Desi Darmayani (Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka), Nani Solihati (0000-0002-9469-8459, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka)
Year2023
Volume12
Issue2
Pages103-112
Publication date2023-07-23
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJurnal Sastra Indonesia (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2252-6315 • E-ISSN: 2685-9599
PublisherUniversitas Negeri Semarang (PUBLISHER • ID)
DOI10.15294/jsi.v12i2.70705
OpenAlexW4393353509
LanguageEN
References cited5

Sastra memunculkan pemaknaan kepada pembacanya, termasuk ke dalam penilaian apakah seorang perempuan menjadi sosok istri yang baik atau tidak dalam sudut pandang pengarang. Dalam hadis riwayat Bukhari dijelaskan bahwa perempuan itu mengatur dan bertanggung jawab atas urusan suaminya. Perempuan bertanggung jawab atas suami dan anak-anaknya di dalam rumah. Di dalam novel Hanum & Rangga: Faith & The City terdapat ambiguitas dari pandangan tokoh Rangga dan Hanum apakah Hanum adalah sosok istri yang baik atau bukan. Tujuan penelitian ini ingin melihat dekonstruksi tokoh perempuan dan kaitannya dengan feminisme Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan dekonstruksi. Hasil penelitian mengungkapkan berdasarkan oposisi biner, dominasi teks di dalam novel mengungkap bahwa Hanum sebagai istri bekerja tanpa izin suami, menomorduakan suami, bukan istri yang baik, bekerja demi diri sendiri, dan Rangga menghambat mimpinya. Dalam pembalikan oposisi biner dan konstruksi gagasan baru, tokoh Hanum adalah tokoh yang bekerja dengan izin suami, memprioritaskan suami, istri yang baik, bekerja demi kemaslahatan Islam, dan Rangga membantu mewujudkan mimpinya. Posisi Hanum sebagai istri juga berkaitan erat dengan feminisme Islam. Di dalam pandangan Fatima Mernissi, perempuan memiliki kesetaraan di dalam Islam dan mendapat hak untuk berkegiatan di luar urusan domestik seperti dalam kegiatan sosial dan politik atau pekerjaan. Nabi Muhammad juga adalah sosok egaliter yang mendukung istrinya

Art · Faith · Sociology · Theology · Gender and Women's Rights · Philosophy

  • Stereotip dan Resistensi Perempuan dalam Cerpen Payudara Nai-Nai Karya Djenar Maesa Ayu

    Open Access•Bayu Aji Nugroho, Indrawan Dwisetya Suhendi•Jurnal Sastra Indonesia•2022

  • Ketidakadilan terhadap Peran Wanita pada Cerpen “Nephilim” dalam Kumpulan Cerpen “Striptis di Jendela” Karya Saroni Asikin

    Open Access•Muhammad Rifki Rahardian Putra, Muhamad Burhannudin•Jurnal Sastra Indonesia•2022

  • Diksriminasi terhadap Perempuan Dalam Novel Sunyi di Dada Sumirah Karya Artie Ahmad

    Open Access•Umi Rahayu, Umi Budi Rahayu et al.•Jurnal Sastra Indonesia•2020

  • Representasi Perempuan pada Grafiti di Bak Truk

    Open Access•Akhlish Fuadi, Redyanto Noor•Jurnal Sastra Indonesia•2020

  • Dekonstruksi Jackques Derrida dalam Novel O Karya Eka Kurniawan

    Open Access•Frenky Icksan Nugraha, Ekarini Saraswati et al.•Jurnal Ilmiah Fonema•2020

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae