Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Peran Aransemen Gending Jagung-Jagung dalam Meningkatkan Kemampuan Menabuh Gamelan

Sebuah Pendekatan Edukatif

Bibliographic Data

ID22113333
AuthorsBayu Purnama, Angga Bimo Satoto (Yogyakarta State University)
Year2024
Volume12
Issue2
Pages66-76
Publication date2024-10-13
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenuePROMUSIKA (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2338-039X • E-ISSN: 2477-538X
PublisherInstitut Seni Indonesia Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.24821/promusika.v12i2.13252
OpenAlexW4403369722
LanguageEN

Orang yang mendengarkan gending Jawa selain merasakan keselarasan tabuhan juga akan mendapatkan berbagai ajaran atau informasi dari syair lagu yang didengarkannya. Salah satu bentuk ajaran dalam gending-gending Jawa ialah sebagai media pembelajaran suatu ilmu tertentu, akan tetapi penggunaan gending sangat jarang dijadikan sebagai media pembelajaran menabuh gamelan itu sendiri. Tujuan dari aransemen ladrang Jagung-Jagung ini ialah sebagai alternatif media pembelajaran tentang teknik menabuh gamelan yang benar. Metode yang digunakan dalam karya ini menggunakan metode perancangan dalam penelitian terapan yang terdiri dari : (1) eksplorasi, (2) improvisasi, (3) pembentukan dan (4) sosialisasi. Hasil dari karya aransemen ini menjelaskan unsur vokal menjadi fokus utama dalam pembuatan karya ini. Komposisi aransemen ini mengungkapkan beberapa teknik memainkan gamelan yang benar yang terdiri dari dimensi sikap yaitu : wiraga (ketepatan dan keterampilan), wirama (irama), wirasa (perasaan) dan dari dimensi hasil bunyi pada instrument tertentu, seperti instrumen balungan, kendang, suling, rebab, dan gambang.The Role of Gending Jagung-Jagung Arrangement in Enhancing Gamelan Performance Skills: An Educational StrategyAbstractThose who engage with Javanese music will not only perceive the harmonious nature of the music itself, but will also gain insight from the lyrics of the songs they listen to. One pedagogical approach in Javanese music is to utilize music as a conduit for imparting specific knowledge. However, the use of music as a means of teaching gamelan music itself is a relatively uncommon phenomenon. The objective of this ladrang Jagung-Jagung arrangement is to serve as an alternative pedagogical tool for learning the proper techniques for playing the gamelan. This work employs a design method in applied research, comprising the following stages: The four stages of the research process are as follows: (1) exploration, (2) improvisation, (3) formation, and (4) socialization. The outcome of this arrangement demonstrates that the vocal element is the primary focus. The composition of this arrangement reveals several techniques for playing the gamelan correctly, which can be divided into two dimensions: attitude and sound. The attitude dimension includes wiraga (accuracy and skill), wirama (rhythm), and wirasa (feeling). The sound dimension encompasses the specific techniques required for certain instruments, such as balungan, kendang, suling, rebab, and gambang.Keywords: arrangement; gending; ladrang Jagung-Jagung; learning media

Food and Agricultural Sciences · Plant Growth and Agriculture Techniques · Psychology

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae