Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Penggunaan Masker Penutup Wajah Saat Salat Sebagai Langkah Pencegahan Wabah Coronavirus Covid-19

Bibliographic Data

ID22117929
AuthorsSyandri Syandri (Universitas Islam Makassar), Fadhlan Akbar (Universitas Islam Makassar)
Year2020
Volume7
Issue3
Pages261-268
Publication date2020-03-26
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueSALAM Jurnal Sosial dan Budaya Syar i (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2356-1459 • E-ISSN: 2654-9050
PublisherLP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (PUBLISHER)
DOI10.15408/sjsbs.v7i3.15105
OpenAlexW3013124297
LanguageEN
Citations received3

This study discusses the spread of the Corona virus throughout the world, intended in Indonesia to find solutions, especially in carrying out the rituals of prayer in Islam. This study uses a descriptive qualitative method by using data related to the use of face or mouth coverings (masks) when carrying out the prayers that are affirmed as understood from the prohibition of the Prophet. The results of this study indicate that the law of origin using the mouth cover (mask) when prayer is makruh tanzih or makruh which does not cancel the prayer. However, in certain conditions such as the existence of intent, then using a legal mask may. It could even be increased to the law recommended if a person who will attend congregational prayers in unhealthy conditions such as fever, cough or flu. This is expected to prevent the spread of the Corona virus in the community.Keywords: Masks, Face masks, Corona, Salat AbstrakPenelitian ini membahas tentang merebaknya virus Corona di seluruh dunia termaksud di Indonesia untuk menemukan solusi khususnya dalam melaksanakan ritual ibadah salat dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data yang berhubungan dengan penggunaan penutup wajah atau mulut (masker) saat melaksanakan ibadah salat yang dimakruhkan sebagaimana difahami dari pelarangan Rasulullah saw. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa hukum asal menggunakan penutup mulut (masker) ketika salat adalah makruh tanzih yaitu makruh yang tidak membatalkan salat. Akan tetapi pada kondisi tertentu seperti adanya hajat, maka menggunakan masker hukumnya boleh. Bahkan bisa meningkat kepada hukum dianjurkan jika seorang yang akan menghadiri salat jamaah dalam kondisi kurang sehat seperti demam, batuk atau flu. Hal ini diharapkan dapat mencegah tersebarnya virus Corona dalam masyarakat.Kata Kunci: Masker, Penutup wajah, Corona, Salat

Art · Humanities · Prayer · Theology · COVID-19 Prevention and Impact · Islamic Studies and Radicalism · Legal and Policy Analysis in Indonesia · Philosophy

  • Teo-Sosiologi Sebagai Basis Moderasi Beragama Di Tengah Pandemik Covid 19

    Open Access•Moh Muhtador•Ijtimaiyya Jurnal Pengembangan…•2022

  • Socio-Genetic Motives of Mui’s Fatwa Regarding Covid-19 Based on Quran-Hadith

    Open Access•Mukhamad Agus Zuhurul Fuqohak, Muh Amiruddin•Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur an…•2021

  • Implementasi Budaya Guyub Rukun di SMK N 1 Donorojo Pacitan melalui Kegiatan Kemasyarakatan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

    Open Access•Bambang Hadi Sucipto, Bambang Sucipto•SALAM Jurnal Sosial dan Budaya…•2020

Citations per year0.5
Citation span2020 - 2022 (3)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae