Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Matematika dalam Rasionalitas Al-Qur’an; Bukti Perenialisme Atas Nalar Saintifik

Bibliographic Data

ID22118006
AuthorsRizqon Halal Syah Aji (0000-0001-5230-8603, Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta, corresponding author)
Year2020
Volume7
Issue9
Pages787-800
Publication date2020-07-22
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueSALAM Jurnal Sosial dan Budaya Syar i (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2356-1459 • E-ISSN: 2654-9050
PublisherLP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (PUBLISHER)
DOI10.15408/sjsbs.v7i9.16592
OpenAlexW3097442246
LanguageEN
Citations received1

Islam is a rational religion. Islam, through the Koran, can prove its rationality by proof of its perennial teachings. Rational perennial teachings are derived in profane life through scientific reasoning as well as mathematics and its derivatives. The verses of al-Qur'an are a form of aqliyah statement which is a guide for knowledgeable people to organize their lives in guiding their journey to find the truth. The proofs of rationality (aqliyah) in the Koran always prioritize logic but do not ascribe to al-Haqq. Mathematics is only a tool to absolute truth, but absolute truth belongs only to al-haqq. Muslim scientists who use their rationality have found their rational logic in discovering sciences to dissect knowledge so that it is beneficial to humans, however their devotion to Allah is getting stronger when breaking knowledge that was once empty into reality. Therefore, the rationality of the Qur'an can be described in mathematics, as a science that is full of the virtues of reason and logic.Keywords: Mathematics, Rationality, Perennialism, Al-Qur'an, Aqliyah, AbstrakIslam adalah agama rasional. Islam melalui al-Qur’an dapat dibuktikan nalar rasionalitasnya dengan bukti-bukti ajarannya yang perenial. Ajaran-ajaran perenial yang rasional diderivasikan dalam kehidupan profan melalui nalar saintifik seperti halnya ilmu matematika dan turunannya. Ayat-ayat al-Qur’an merupakan bentuk pernyataan aqliyah yang merupakan panduan insan berilmu untuk menata kehidupannya dalam memandu perjalanannya mencari kebenaran. Bukti-bukti rasionalitas (aqliyah) dalam al-Qur’an selalu mengedepankan logika namun tidak menisbikan yang al-Haqq. Matematika hanya alat menuju kebenaran mutlak akan tetapi kebenaran mutlak hanya milik al-haqq. Ilmuwan muslim yang menggunakan rasionalitasnya telah menemukan logika rasionalnya dalam menemukan ilmu-ilmu guna membedah pengetahuan sehingga bermanfaat bagi manusia, namun demikian ketaqwaan mereka terhadap Allah semakin kuat ketika memecahkan pengetahuan yang dulunya hampa menjadi kenyataan. Oleh karena itu rasionalitas al-Qur’an dapat diuraikan dalam ilmu matematika, sebagai ilmu yang penuh dengan keutamaan nalar dan logika.Kata Kunci: Matematika, Rasionalitas, Perenialisme, Al-Quran, Aqliyah

Epistemology · Mathematical proof · Rationality · Education and Character Development · Islamic Finance and Communication · Mathematics · Philosophy · Qur’anic Interpretation Studies

  • Islamic Rationalism

    Open Access•Hakma Hamzah, Achmad Khudori Soleh et al.•JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN•2024

Citations per year0.5
Citation span2024 - 2024 (1)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae