Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Penyematan Fonem Vokal pada Gairaigo di Album Traveler Karya Officialé«­ç”·dism (Higedan)

Bibliographic Data

ID22132200
AuthorsYulia Putri Paradida (State University of Papua), Fiona Djunita Natalia Luhulima (State University of Papua), Marsten Lihardo Tarigan (State University of Papua)
Year2023
Volume10
Issue1
Pages30-51
Publication date2023-07-12
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueAyumi jurnal budaya bahasa dan sastra (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2406-8268 • E-ISSN: 2580-2984
PublisherDr. Soetomo University (PUBLISHER)
DOI10.25139/ayumi.v10i1.5661
OpenAlexW4384468429
LanguageID
References cited2

Tujuan penelitian ini mengidentifikasi penyematan fonem vokal pada gairaigo dalam lirik lagu Jepang karya Higedan dan mendeskripsikan perubahan mora beserta silabelnya. Manfaat penelitian ini, pembelajar bahasa Jepang dapat memahami proses terjadinya penyematan vokal pada gairaigo secara detail dalam lirik lagu bahasa Jepang. Teori yang digunakan adalah teori Hirayama tentang fonem vokal dalam bahasa Jepang, teori Kawarazaki dan Kubozono tentang penyematan fonem vokal pada silabel tertutup, dan perubahan silabelnya dalam gairaigo, teori Sutedi tentang mora dan silabel. Metode penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dari album lagu Traveler grup band Jepang Official Hige Dandism (Higedan) dengan data berupa gairaigo yang mengalami proses penyematan vokal. Peneliti menggunakan teknik studi pustaka untuk mengumpulkan data, kemudian menganalisis dengan teknik deskriptif. Hasil temuannya yakni, gairaigo yang mengalami proses penyematan vokal sebanyak 15 kata yang dibagi menjadi 3. Pertama, penyematan fonem vokal di awal kata sebanyak 5 kata, yakni furiidamu (フãƒaãƒ1⁄4ダム), adobanteeji (アドムãƒ3テãƒ1⁄4ã‚ ̧), sutookaa (ã‚1トãƒ1⁄4ã‚«ãƒ1⁄4), kurosuwaado (ã‚ ̄ロã‚1ム̄ãƒ1⁄4ド) dan sutoorii (ã‚1トãƒ1⁄4ãƒaãƒ1⁄4 ). Kedua, penyematan fonem vokal di tengah kata sebanyak 2 kata yakni, iesutadai (イ゠̈ã‚1タデイ) dan kontorooru (ã‚3ãƒ3トロãƒ1⁄4ル). Ketiga, penyematan fonem vokal di akhir kata sebanyak 8 kata yakni, poketto (ムケット), patto (パット), binteeji (ビãƒ3テãƒ1⁄4ã‚ ̧), endo (ã‚ ̈ãƒ3ド), fitto (フィット), taaminaru (ã‚¿ãƒ1⁄4ミナル), rokku (ロッ゠̄), dan souru (ã‚1⁄2ウル). Proses penyematan fonem vokal ini juga memengaruhi terjadinya perubahan mora dan silabel. Kata kunci: fonem vokal; gairago; lirik lagu Higedan; penyematan vokal

Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Linguistics and Language Analysis

  • Military corruption & Ugandan politics since the late 1990s

    Open Access•Roger Tangri, Andrew M Mwenda•Review of African Political Economy•2003

  • Japanese Mental Syllabary and Effects of Mora, Syllable, Bi-mora and Word Frequencies on Japanese Speech Production

    Open Access•Katsuo Tamaoka, Shogo Makioka•Language and Speech•2009

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae