Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Membangun Pendidikan Karakter dan Kesadaran Sejarah Melalui Penokohan Pandawa Lima menggunakan YouTube

Bibliographic Data

ID22140551
AuthorsNeli Filhi Lijulli Afni (State University of Jakarta), Sarkadi Sarkadi (State University of Jakarta), Nurzengky Ibrahim (State University of Jakarta)
Year2022
Volume21
Issue1
Pages96-108
Publication date2022-01-10
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueMOZAIK HUMANIORA (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2442-935X • E-ISSN: 2442-935X
PublisherUniversitas Airlangga (PUBLISHER)
DOI10.20473/mozaik.v21i1.24501
OpenAlexW4389052285
LanguageEN
References cited3

Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang membangun pendidikan karakter dan kesadaran sejarah yang dilakukan melalui seni pewayangan dengan mengambil kisah penokohan Pandawa Lima yang dimuat di YouTube. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bersifat studi literatur. Memasuki zaman yang semakin canggih ternyata membuat pendidikan karakter dan kesadaran sejarah semakin mengalami kemunduran. Fenomena tersebut dapat dirasakan dengan melihat realitas di sekitar yang semakin banyak perilaku-perilaku menyimpang dan mengabaikan kebudayaan lokal yang bersejarah. Terutama bagi kaum muda hal tersebut sangat penting bagi masa depan kebudayaan bangsa, misal seni pewayangan yang saat ini sudah tidak atau jarang lagi dilihat, baik secara langsung maupun di media, kondisi tersebut tentu saja meresahkan. Maka, harus dibangun kembali nilai-nilai pendidikan karakter dan kesadaran sejarah, salah satu caranya yaitu dengan cara mengemas kesenian tersebut semenarik mungkin. Cara tersebut diwujudkan dengan membuat konten atau pagelaran wayang dalam tayangan media digital YouTube. Digunakan YouTube karena saat ini sebagai media yang efektif untuk menyampaikan informasi maupun pengetahuan, penggunaannya yang begitu mudah, praktis, fleksibel dan dapat menjangkau semua kalangan dan usia. Hasilnya pemuda seperti pelajar saat ini meminati YouTube sebagai media belajar dan mencari informasi. Intensnya hubungan antara pelajar dengan YouTube ini menjadikan pelajar dengan mudah menemukan dan membuka konten pewayangan yang sudah ada. Diharapkan melalui cara ini cerita pewayangan dapat semakin eksis, masyarakat mengetahui sejarah dan tradisi lokal serta dapat diambil pesan-pesan nilai pendidikan karakter setelah menontonnya

Art · Humanities · Education and Character Development · Educational Curriculum and Learning Methods · Educational Methods and Impacts

  • Pertunjukan Wayang Babad Nusantara

    Open Access•Sunardi, Sunardi Sunardi et al.•Panggung•2017

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae