Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Konsep Diri Perempuan Di Persimpangan Budaya Dalam Autobiografi Stupeur Et Tremblements Karya Amélie Nothomb

Bibliographic Data

ID22156226
AuthorsYeni Artanti (0000-0003-2673-8006, Yogyakarta State University, corresponding author)
Year2020
Volume19
Issue1
Pages72-93
Publication date2020-03-26
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueLITERA (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2460-8319 • E-ISSN: 2460-8319
PublisherUniversitas Negeri Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.21831/ltr.v19i1.30465
OpenAlexW3013108465
LanguageID
Citations received3
References cited1

Identitas atau konsep diri merupakan representasi seseorang. Konsep diri pengarang dapat direkonstruksi pembaca melalui karya-karyanya, salah satunya autobiografi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep diri perempuan di persimpangan budaya, mencakup gambaran diri, harga diri, dan harapan diri. Sumber data penelitian ini adalah roman autobiografi Stupeur et Tremblements karya Amélie Nothomb. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis interpretatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca, mencatat, mengklasifikasikan, dan mengkoding. Hasil penelitian menunjukkan adanya konsep diri sebagai berikut. Pertama, kegagalan usaha peleburan diri tokoh Aku atau Amélie, sosok perempuan Belgia terdidik, menguasai bahasa Jepang dan diterima bekerja di Perusahaan Yumimoto sebagai penerjemah Jepang-Belgia/Prancis, namun terpaksa harus menerima dirinya diperkerjakan sebagai pembersih toilet, agar diterima dan melebur sebagai seorang Jepang. Dia mencoba menghapus dirinya dan mencoba melebur dalam cara pikir dan budaya Jepang, tempat ia dilahirkan dan tumbuh sampai usia lima tahun. Kedua, self-esteem atau harga diri yang selalu direndahkan oleh atasannya, wanita Jepang bernama Mori Fubuki, Saito dan Omichi. Hal itu berbenturan dengan keyakinan dan penilaian dirinya sebagai perempuan yang tumbuh di Barat. Ketiga, ideal self tokoh Amélie di Jepang yang tidak tercapai. Tokoh ini mengalami self-discrepancies, yaitu harapan dirinya berbeda dengan kenyataan. Pada akhirnya ia dapat mengaktualisasikan diri menjadi penulis setelah kembali ke Belgia. Kata Kunci: identitas, feminisme, barat-timur, autobiografi, konsep diri WOMEN'S SELF-CONCEPT IN CULTURAL JUNCTION IN AMÉLIE NOTHOMB’S STUPEUR ET TREMBLEMENTS AUTOBIOGRAPHY AbstractIdentity is closely related to self-concept. Through an autobiography, authors reconstruct their concepts through their works. This study is aimed at describing women’s self-concepts in a cross-cultural setting which includes their self-images, self-esteem, and self-ideals. The main source of this study is “Stupeur et Tremblements”, an autobiography written by Amélie Nothomb. This study is a descriptive qualitative research using interpretive analysis techniques. Data collection is done by reading, collecting, classifying, and coding. The results show that self-concepts consist of (1) dissolution of selves marked by the figure of ‘I’ as Amélie, a Belgian woman, 22 years, educated, mastering Japanese, accepted to work at Yumimoto as a Japanese-French translator but working as toilet janitor in this company. She tried to fuse into the Japanese way of thinking and culture, the country where she was born and grew until she was five years old; (2) her self-esteem is always demeaned by his direct supervisor, a Japanese woman named Mori Fubuki and also Omichi. It clashes with her beliefs and considerations as a woman who grew up as a Western woman; and (3) Amélie’s ideal self in Japan was disapproved because she faced self-discrepancies and pushed her to return to Belgium and became a successful writer. Keywords: identity, feminism, east-west, autobiography, self-concept

Art · Humanities · Gender and Women's Rights

  • The "Class" Dissension of Colonial Period in Sundanese Novels

    Open Access•Asep Yusup Hudayat•LITERA•2020

  • Bentuk ketidakadilan gender dan perlawanan tokoh Kinanti dalam novel Layangan Putus (kajian feminisme eksistensialisme Simone de Behaviour)

    Open Access•Yessy Meivitasari, Ken Widyatwati•DIGLOSIA Jurnal Kajian Bahasa…•2023

  • Feminisme Eksistensialis Dalam Novel Drupadi Karya Seno Gumira Ajidarma

    Open Access•Munaris Munaris, Joko Setyo Nugroho et al.•LITERA•2021

  • Translation and Translators in Amélie Nothomb's Autobiographical Fiction

    Peter Cowley•Australian Journal of French…•2011

Citations per year0.5
Citation span2020 - 2023 (4)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae