Persepsi tentang Kebinekaan Global Warga Negara
Penelitian pada Mahasiswa di Universitas Ahmad Dahlan
Bibliographic Data
| ID | 22178258 |
|---|---|
| Authors | Syifa Siti Aulia (0000-0002-8406-8226, Yogyakarta State University), Marzuki Marzuki (0000-0002-2178-9253, Yogyakarta State University), Suyato Suyato (0000-0002-3787-5527) |
| Year | 2024 |
| Volume | 9 |
| Issue | 1 |
| Pages | 139-150 |
| Publication date | 2024-06-30 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Moral Kemasyarakatan (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2527-4821 • E-ISSN: 2527-4821 |
| Publisher | Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (PUBLISHER) |
| DOI | 10.21067/jmk.v9i1.10255 |
| OpenAlex | W4400786938 |
| Language | EN |
| References cited | 16 |
Dalam era globalisasi, kebinekaan menjadi isu yang mendesak di berbagai belahan dunia. Kebinekaan, mencakup keragaman etnis, budaya, agama, dan bahasa, memperkaya kehidupan sosial namun juga menimbulkan tantangan dalam menciptakan harmoni sosial. Pendidikan tinggi memainkan peran penting dalam membentuk pandangan dan sikap mahasiswa terhadap kebinekaan global. Di Indonesia, negara dengan kekayaan budaya yang kaya, kebinekaan global menjadi aspek yang unik, menyoroti tantangan masyarakat multikultural. Studi ini fokus pada persepsi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan terhadap kebinekaan global, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pandangan mereka. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data, dengan hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengakui pentingnya keberagaman global dan melihatnya dalam konteks kewarganegaraan. Mereka melihat penghormatan budaya dan musyawarah sebagai solusi untuk tantangan kebinekaan. Pengajaran yang tanggap budaya diperlukan dalam menanggapi keragaman etnis dan budaya di tingkat pendidikan tinggi, yang dapat meningkatkan prestasi siswa dan memperkuat keterhubungan global. Namun, tantangan dalam mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan global di Indonesia termasuk kurangnya keahlian guru, keterbatasan waktu dan anggaran, serta kurikulum yang padat. Penelitian ini memberikan wawasan tentang persepsi mahasiswa terhadap kebinekaan global dan menyarankan strategi pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin beragam
Economics · Humanities · Management · Pedagogy · Political science · Sociology · Education and Character Development · Educational Curriculum and Learning Methods · Multicultural Education and Local Wisdom · Philosophy
The Routledge International Handbook of Language Education Policy in Asia
The Routledge International Companion to Multicultural Education
Culturally Responsive Schooling for Indigenous Youth
Teaching for Social Justice, Diversity, and Citizenship in a Global World
Digital Citizenship, The Internet, Society, and Participation
The what, why, and how of culturally responsive teaching
Social Media as a Dialogical Communication Tool
Global citizenship education and diversity (GCEDS)
The moral and the political in global citizenship
Rethinking global citizenship education with/for transnational youth
Introduction
Diversity and cultural policy
Preparing for life in the global village
Teaching To and Through Cultural Diversity
The Hidden Internationalism of Elite English Schools
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |