Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Pandangan Dunia Pengarang Dalam Kumpulan Cerpen "Yang Bertahan Dan Binasa Perlahan" Karya Okky Masasari

Kajian Strukturalisme Genetik

Bibliographic Data

ID22184370
AuthorsArdi Wijaya (Universitas Mulia), Endang Dwi Sulistyowati (Mulawarman University), Alfian Rokhmansyah (0000-0002-1768-6358, Mulawarman University)
Year2021
Volume5
Issue4
Pages645
Publication date2021-10-13
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueIlmu Budaya Jurnal Bahasa Sastra Seni dan Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2549-7715 • E-ISSN: 2549-7715
PublisherUniversitas Mulawarman (PUBLISHER)
DOI10.30872/jbssb.v5i4.2367
OpenAlexW7108963275
LanguageEN

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan dunia pengarang dalam tiga cerpen karya Okky Madasari yang dimuat dalam kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan. Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi sastra dengan menerapkan teori Strukturalisme Genetik. Metode analisis data yang digunakan adalah metode dialektik. Adapun tiga cerpen yang dianalisis memuat tema intoleransi, yaitu cerpen (1) “Dua Lelaki”, (2) “Patung Dewa”, dan (3) “Saat Ribuan Manusia Berbaris di kotaku”. Hasil penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut. Unsur ekstrinsik yang dijabarkan pada ketiga cerpen berupa latar sosial karya dan latar belakang sosial pengarang, yaitu adanya keterkaitan pengarang beserta latar belakang sejarah pada ketiga cerpen. Cerpen “Dua Lelaki” ditulis pada kurun tahun 2010 sampai 2013, menggambarkan konflik Ambon pada tahun 1999; cerpen “Patung Dewa” ditulis pada tahun 2013 merupakan gambaran peristiwa di Surakarta pada tahun 2011; dan cerpen “Saat Ribuan Manusia Berbaris di Kotaku” merupakan gambaran aksi 411 di Jakarta pada tahun 2016. Padangan dunia pengarang yang menjadi dasar terciptanya cerpen yang bertemakan intoleransi ini adalah pandangan humanisme, eksistensialisme dan religiositas. Ketiga pandangan itu adalah keyakinan pengarang terhadap kapasitas manusia sebagai makhluk yang memiliki derajat yang tinggi sebagai individu yang bebas dan merdeka

Mistake · Scapegoat · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Literary Theory and Cultural Hermeneutics · Semiotics and Cultural Interpretation

Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae