Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh-Tokoh Dalam Novel Magic Hour Karya Tissa Ts Dan Stanley Meulen Tinjauan Psikologi Sastra

Bibliographic Data

ID22184375
AuthorsMei Wulandari (Mulawarman University), Dahri Dahlan (0009-0003-8781-0961, Mulawarman University), Purwanti Purwanti (0000-0002-2862-243X, Mulawarman University)
Year2021
Volume5
Issue3
Pages554
Publication date2021-07-20
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueIlmu Budaya Jurnal Bahasa Sastra Seni dan Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2549-7715 • E-ISSN: 2549-7715
PublisherUniversitas Mulawarman (PUBLISHER)
DOI10.30872/jbssb.v5i3.4064
OpenAlexW7109113475
LanguageEN

Mekanisme pertahanan diri merupakan proses dorongan yang melindungi individu dari kecemasan dan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik yang dialami tokoh utama dalam novel Magic Hour karya Tissa TS dan Stanley Meulen dan mekanisme pertahanan diri tokoh dalam novel Magic Hour karya Tissa TS dan Stanley Meulen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian berupa frasa dan kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1)Konflik eksternal yang terjadi pada tokoh Raina, ialah ketika konflik Raina dengan Gwenny, dan Dimas. Konflik internal yang terjadi pada tokoh Raina ialah, ketika Raina mengalami konflik batin setelah mengetahui jika Toby menyukai dirinya, konflik batin Raina ketika Dimas mengatakan perasaanya di depan Gwenny dan orang tuanya, serta konflik batin Raina ketika Gwenny kecewa karena telah mengetahui jika Dimas menyukai dirinya. (2)mekanisme pertahanan diri yaitu represi, sublismasi, proyeksi, pengalihan, regresi, agresi/apatis dan Fantasi. Tindakan represi yang dilakukan oleh tokoh Raina, Gwenny, Dimas, dan Toby ialah tindakan diam , ketakutan dan berbohong, tindakan sublismasi yang dilakukanToby ialah ketika ia tidak bisa menyampaikan perasaanya secara langsung, sehingga ia melakukan pengalihan dengan cara membuat lagu untuk Raina, tindakan proyeksi yang dilakukan Raina dan Gwenny ialah marah dan menggeretak, tindakan pengalihan yang terjadi pada tokoh Gweeny dan Raina ialah mencari sasaran untuk meluapakan amarah, tindakan regresi terjadi pada tokoh Gwenny ialah manja seperti anak kecil, tindakan agresi/apatis yang dilakukan tokoh Gwenny ialah egois dan tidak peduli dengan orang lain. Tindakan yang terakhir ialah fantasi, tindakan yang dilakukan Raina ialah bekhayal

Freudian theory · Perversion · Verisimilitude · Child Development and Education · Language Acquisition and Education · Linguistics and Language Analysis

Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae