Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Makna Ujaran dalam Prosesi Mag'nikakan Adat Bajau di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau

Kajian Antropolinguistik

Bibliographic Data

ID22184577
AuthorsMisra Yanti (Mulawarman University), Ian Wahyuni (Mulawarman University), Ahmad Mubarok (0000-0001-5811-3305, Mulawarman University)
Year2023
Volume7
Issue1
Pages85
Publication date2023-01-19
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueIlmu Budaya Jurnal Bahasa Sastra Seni dan Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2549-7715 • E-ISSN: 2549-7715
PublisherUniversitas Mulawarman (PUBLISHER)
DOI10.30872/jbssb.v7i1.7696
OpenAlexW4391368327
LanguageEN
References cited3

Objek penelitian ini menjadi salah satu budaya suku Bajau yang memiliki kekhasan. Dalam prosesinya memperlihatkan citra budaya dan bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna ujaran dan nilai-nilai budaya dalam prosesi mag’nikakan adat Bajau di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau, dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes dan nilai-nilai budaya Sibarani. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari masyarakat suku Bajau yang berada di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian yang digunakan analisis deskriptif dengan metode padan dan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna ujaran denotasi pada prosesi mag’nikakan mengandung pengetahuan, kepercayaan, tradisi, kesenian, adat istiadat, dan tingkah laku masyarakat suku Bajau. Makna konotasi dalam ujaran mengandung makna berdasarkan perasaan atau emosi dari pembaca, dan mitos-mitos yang mengambarkan situasi masyarakat suku Bajau yang tetap menjalankan aturan, tata cara, dan struktur yang disepakati bersama. Nilai-nilai budaya yang terkandung ada tiga, yaitu pertama kebudayaan ekspresi yang meliputi keyakinan, intuisi, dan imajinasi kolektif. Kedua, kebudayaan tradisi yang meliputi nilai religi, adat istiadat, dan kebiasaan-kebiasaan. Ketiga, kebudayaan fisik berupa hasil karya budaya.Kata kunci: antropolinguistik, makna ujaran, prosesi mag’nikakan

Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Educational Research and Methods

  • Tradisi Sodoran Tengger sebagai Alat Diplomasi Budaya Indonesia melalui Pembelajaran Bipa

    Open Access•Siti Nur Azizah, Sony Sukmawan et al.•DIGLOSIA Jurnal Kajian Bahasa…•2022

  • Hubungan Kekerabatan Bahasa Aceh, Bahasa Devayan, Bahasa Sigulai, dan Bahasa Jamee

    Open Access•Sitti Rahmah Muhammad, Hendrokumoro Hendrokumoro•DIGLOSIA Jurnal Kajian Bahasa…•2022

  • Variasi Penggunaan Strategi Kesantunan sebagai Penanda Subordinasi Mahasiswa dalam Interaksi Lisan Tertulis

    Open Access•Dian Budiarti•DIGLOSIA Jurnal Kajian Bahasa…•2022

Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae